Seputar Publik / Berita

Pemain Arema FC Bersama Ofisial dan Suporter Gelar Doa Bersama dan Tabur Bunga di Stadion Kanjuruhan

Kapten Arema FC Johan Alfarizi, dan Dendi Santoso menangis sesenggukan, sedangkan pemain-lainnya menunduk tak mengucapkan apa-apa.

Manager Arema FC yakni Ali Rifki berharap, semoga tragedi ini tak terjadi lagi di kemudian hari dan berharap penegak hukum menginvestigasi dengan tugas kejadian ini.

“Kami pasrahkan penyelidikannya ke pemerintah. Kami dari manajemen fokusnya ke keluarga korban, melihat yang lagi sakit memberikan semangat, bantuan, apa pun yang dibutuhkan,” ucapnya.

Sementara itu, Presiden Arema FC Gilang Widya Pramana mengungkapkan baik manajemen, pelatih maupun pemain syok, bersedih dan tidak bisa berkata-kata atas insiden tersebut.

Dirinya sangat menyesali kejadian yang berujung meninggalnya ratusan orang itu. Tragedi itu, kata Gilang, terjadi di luar nalar.

Aksi simpatik lainnya juga digelar para pemain dan suporter Persebaya di Tugu Pahlawan Surabaya. Suporter Persebaya menyebut kasus di Kanjuruhan adalah tragedi kemanusiaan yang tidak boleh terulang lagi dikemudian hari nanti.(*/hel)

Tulis Komentar

Komentar