Seputar Publik / Berita

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau Resmi Dihentikan, Kapal Arupadhatu I Belum Ditemukan

Operasi pencarian berlangsung 10 hari termasuk perpanjangan tiga hari. Tim SAR menemukan 13 objek di laut, namun seluruhnya dinyatakan tidak berkaitan dengan kapal Arupadhatu I.
Operasi SAR gabungan pencarian delapan orang yang hilang bersama kapal Arupadhatu I di perairan Selat Sunda resmi dihentikan setelah 10 hari pencarian dan perpanjangan tiga hari. Pemantauan tetap dilakukan untuk mengantisipasi informasi baru. Operasi SAR gabungan pencarian delapan orang yang hilang bersama kapal Arupadhatu I di perairan Selat Sunda resmi dihentikan setelah 10 hari pencarian dan perpanjangan tiga hari. Pemantauan tetap dilakukan untuk mengantisipasi informasi baru.

Selama operasi berlangsung, tim SAR gabungan melakukan penyisiran di sejumlah wilayah perairan yang diperkirakan berkaitan dengan lokasi hilangnya Arupadhatu I.

Dalam proses pencarian tersebut, petugas menemukan sedikitnya 13 objek di laut. Beberapa di antaranya berupa jaket pelampung (life jacket), terpal, helm, hingga galon.

Namun, berdasarkan pemeriksaan dan konfirmasi Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud), seluruh objek yang ditemukan tersebut dinyatakan tidak memiliki keterkaitan dengan kapal Arupadhatu I.

"Bahwa kemudian ada beberapa temuan material atau objek, dicatat ada 13 objek yang ditemukan selama operasi, dan itu sudah dikonfirmasi oleh Polairud. Setelah dicek dan diteliti, dinyatakan bahwa saat ini temuan tersebut tidak terhubung dengan Arupadhatu I," ujar Andra.

Pemantauan Tetap Dilakukan

Meski operasi SAR gabungan dihentikan, pemantauan terhadap informasi mengenai keberadaan Arupadhatu I tidak sepenuhnya berakhir.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, mengatakan pihaknya akan melanjutkan pemantauan melalui berbagai unsur yang beraktivitas di kawasan Selat Sunda.

Tulis Komentar

Komentar