Seputar Publik / Berita

Tito Karnavian: Banyak Warga Punya Rumah Jadi Tolok Ukur Keberhasilan Kepala Daerah

Mendagri Dorong Pemda Dukung Program 3 Juta Rumah Presiden Prabowo, Percepat Hunian Layak dan Pembiayaan Perumahan di Kalbar
Mendagri Tito Karnavian menegaskan kepemilikan rumah layak huni menjadi tolok ukur keberhasilan kepala daerah. Dalam sosialisasi program perumahan di Singkawang, ia mendorong dukungan penuh Pemda terhadap Program 3 Juta Rumah Presiden Prabowo Subianto, termasuk kebijakan pembiayaan, pembebasan BPHTB dan PBG, serta peningkatan kualitas hunian demi mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Mendagri Tito Karnavian menegaskan kepemilikan rumah layak huni menjadi tolok ukur keberhasilan kepala daerah. Dalam sosialisasi program perumahan di Singkawang, ia mendorong dukungan penuh Pemda terhadap Program 3 Juta Rumah Presiden Prabowo Subianto, termasuk kebijakan pembiayaan, pembebasan BPHTB dan PBG, serta peningkatan kualitas hunian demi mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Seputarpublik.com, SINGKAWANG – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan, banyaknya masyarakat yang memiliki rumah layak huni menjadi salah satu ukuran keberhasilan kepala daerah dalam memimpin wilayahnya. Karena itu, kepala daerah diminta mendukung penuh Program Tiga Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Hal tersebut disampaikan Mendagri dalam kegiatan Sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan, Sosialisasi Rumah Subsidi, PT Permodalan Nasional Madani dan PT Sarana Multigriya Finansial Melawan Rentenir di Kantor Wali Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Selasa (3/3/2026).

Menurut Tito, keberhasilan kepemimpinan kepala daerah tidak hanya diukur dari aspek administratif, melainkan juga dari kemampuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Indikatornya meliputi penurunan angka kemiskinan dan stunting, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), serta bertambahnya jumlah warga yang memiliki atau menempati rumah layak huni.

“Kalau kepala daerahnya nggak bisa membuat rakyatnya punya rumah, makin banyak yang nggak punya rumah, gagal kepala daerah itu,” tegasnya.

Tulis Komentar

Komentar