“Jadi kalau saya melihat Permata, kiblat saya Ketua Umum Permata adalah H Syarif, kalau kita hanya pengganti saja, menurut saya, beliau punya feeling yang sangat kuat untuk Permata dalam hal keputusan, beliau selalu pegang teguh komitmen ngga akan dia jual Permata atas nama apapun, dan menurut saya itulah yang menjadi kuncinya Permata,” jelas H Marullah.
Kekuatan Permata MHT dari awal berdirinya adalah Istiqomah, konsisten, tekun, kekeuh dan selalu pegang komitmen untuk terus membuat kerukunan kaum Betawi. Melihat kondisi ormas-ormas Betawi yang saat ini masih ada riak-riak kecil, H Marullah menilainya itu hal yang wajar dan tidak perlu dibesar-besarkan, itu bukan bagian dari ketidak harmonisan.
“Permata dari dulu jalan aja, orang pada ribut dan heran kita akur terus. Makanya itu semua karena fatwa beliau. Dari dulu belum pernah mengajarkan pesimis. Jadi kekuatannya harus positif thinking,” ujar H Marullah.
Komentar