"Selama empat bulan dua hari masa bakti Pj Gubernur Teguh Setyabudi, telah meninggalkan jejak kepemimpinan yang inspiratif, Dedikasi, kerja keras, dan komitmennya dalam mewujudkan Jakarta yang lebih baik patut mendapat apresiasi dari seluruh lapisan masyarakat," ucap Supli Ali.
Terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan. Semoga pondasi yang telah dibangun dapat terus dilanjutkan demi Jakarta yang maju, selalu menjaga toleransi, dan sejahtera buat warganya," Tambah Supli Ali.

Dalam kesempatan ini Ketua LBIQ, Supli Ali juga berkesempatan mengalungkan Cukin LBIQ dan memberikan cendera mata berupa kaligrafi huruf Arab Pegon dengan nama Pj Gubernur Teguh Setyabudi, dan buku 42 tahun LBIQ Oase Jakarta untuk Indonesia.
Kemudian Pj Gubernur Teguh pun membalas dengan memberikan cindera mata kepada Ketua LBIQ, sebuah miniatur Gedung Pendopo Gubernur DKI Jakarta.
Dalam silaturahmi ini Pj Gubernur Teguh berpesan, bahwa LBIQ DKI Jakarta yang merupakan bagian dari pemprov DKI Jakarta diharapkan menjadi pionir dalam menjaga ketentraman dan keselarasan di masyarakat DKI, sebagai penyambung pesan - pesan pemprov DKI kepada masyarakat untuk senantiasa menjaga toleransi dan keberagaman di ibu kota.
"Semoga LBIQ DKI Jakarta semakin berkembang dan terus menjadi manfaat bagi masyarakat Jakarta khususnya," pungkas Pj Gubernur Teguh.

Sebagaimana diketahui, Lembaga Bahasa dan Ilmu Al-Qur'an (LBIQ) berada di bawah koordinasi Pemprov DKI Jakarta. LBIQ merupakan lembaga pengkajian Al-Qur'an yang didirikan untuk melayani masyarakat dan karyawan Pemda DKI Jakarta.
LBIQ didirikan berdasarkan gagasan yang lahir dari hasil pengkajian melalui penelitian, studi banding, lokakarya, dan seminar. Pengkajian tersebut dilakukan untuk menghilangkan hambatan psikologis masyarakat yang ingin belajar Al-Qur'an.
(hel)
Komentar