Seputar Publik / Berita

Prabowo Ganti Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang Pimpin Program Makan Bergizi Gratis

Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) guna memperkuat tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini menjangkau puluhan juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.
 Nanik Sudaryati Deyang ditunjuk sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru menggantikan Dadan Hindayana. Pergantian ini diharapkan memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis bagi jutaan penerima manfaat di Indonesia. Nanik Sudaryati Deyang ditunjuk sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru menggantikan Dadan Hindayana. Pergantian ini diharapkan memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis bagi jutaan penerima manfaat di Indonesia.

Namun demikian, pelaksanaan program juga menghadapi sejumlah tantangan, termasuk adanya kasus gangguan kesehatan yang diduga berkaitan dengan penyediaan makanan di beberapa daerah. Sebagai tindak lanjut, BGN telah melakukan evaluasi dan penghentian sementara operasional sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memerlukan perbaikan tata kelola.

Berdasarkan data per 29 Mei 2026, sebanyak 27.208 SPPG telah beroperasi di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, 8.182 SPPG tercatat pernah mendapatkan penghentian sementara operasional sebagai bagian dari proses evaluasi dan pengawasan program.

Sementara itu, cakupan Program Makan Bergizi Gratis terus meningkat. Data per 3 Maret 2026 menunjukkan jumlah penerima manfaat telah mencapai 61,2 juta orang, dengan sekitar 49 juta di antaranya merupakan peserta didik di berbagai jenjang pendidikan.

Menteri Sekretaris Negara menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan ini merupakan bagian dari langkah pemerintah untuk memperkuat efektivitas pelaksanaan program strategis nasional tersebut.

Pergantian pimpinan BGN diharapkan dapat semakin meningkatkan kualitas layanan, memperkuat pengawasan, serta memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan optimal, tepat sasaran, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia.(*/hel)

Tulis Komentar

Komentar