Seputar Publik / Berita

Pramono Anung Dorong MUI Perkuat Peran, Jakarta Menuju Kota Global yang Berkeadaban

Gubernur DKI Jakarta menilai transformasi menuju kota global membutuhkan penguatan nilai keagamaan, kerukunan, moderasi beragama, dan kolaborasi MUI dalam menghadapi tantangan masyarakat modern dan digital.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri pengukuhan pengurus MUI tingkat kota dan kabupaten administrasi se-DKI Jakarta periode 2025–2030 sekaligus membuka Musyawarah Kerja Daerah MUI DKI Jakarta 2026 di Balai Kota Jakarta, Selasa (11/8/2026). Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri pengukuhan pengurus MUI tingkat kota dan kabupaten administrasi se-DKI Jakarta periode 2025–2030 sekaligus membuka Musyawarah Kerja Daerah MUI DKI Jakarta 2026 di Balai Kota Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Seputarpublik.com || JAKARTA – Transformasi Jakarta menuju kota global dinilai tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Penguatan nilai keagamaan, kohesi sosial, serta kerukunan masyarakat juga dinilai menjadi bagian penting dalam menghadapi perubahan Jakarta.

Hal tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat menghadiri Pengukuhan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) tingkat kota dan kabupaten administrasi se-DKI Jakarta masa khidmat 2025–2030 sekaligus membuka Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) MUI Provinsi DKI Jakarta 2026 di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Pramono mengatakan, proses Jakarta menuju kota global menghadirkan tantangan yang semakin kompleks. Persoalan yang dihadapi tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan kehidupan masyarakat.


> “Jakarta sedang bertransformasi menjadi kota global. Tantangannya bukan hanya soal infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga kesenjangan sosial, disinformasi, polarisasi, degradasi moral, serta bagaimana menjaga harmoni dalam keberagaman,” ujar Pramono.

Tulis Komentar

Komentar