Seputar Publik / Berita

Pramono Anung Ikut Sensus Ekonomi 2026, Warga Jakarta Diminta Beri Data Apa Adanya

Pendataan SE2026 di Jakarta telah mencapai 111 persen dari pre-list BPS dan masih berlangsung hingga 15 September 2026.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menerima petugas BPS DKI Jakarta dalam pelaksanaan Pendataan Lapangan Sensus Ekonomi 2026, Senin (31/8/2026). Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menerima petugas BPS DKI Jakarta dalam pelaksanaan Pendataan Lapangan Sensus Ekonomi 2026, Senin (31/8/2026).

Pramono meminta masyarakat Jakarta yang belum didata maupun masih ragu memberikan informasi agar terbuka kepada petugas BPS.

Ia menilai partisipasi masyarakat menjadi bagian penting agar pemerintah memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi perekonomian di Jakarta.

“Saya mengimbau kepada masyarakat di Jakarta untuk membantu BPS dalam melakukan tugas mereka, yaitu sensus ekonomi. Saya mengimbau seluruh masyarakat Jakarta untuk memberikan data apa adanya. Jangan tertutup,” kata Pramono.

Ia juga menegaskan bahwa pendataan Sensus Ekonomi 2026 bukan merupakan kegiatan yang berkaitan dengan perpajakan.

Informasi yang diberikan masyarakat dalam proses pendataan tersebut digunakan untuk kepentingan statistik dan bersifat rahasia sesuai ketentuan yang berlaku.

“Ini betul-betul adalah sensus ekonomi untuk mengetahui potret kondisi dan keadaan di Jakarta. Masyarakat diminta memberikan jawaban apa adanya, sesuai dengan kondisi yang sebenarnya, karena data ini akan menjadi referensi dalam mengambil keputusan,” jelasnya.

Petugas BPS Datangi Berbagai Lokasi Usaha

Tulis Komentar

Komentar