Pramono meminta masyarakat Jakarta yang belum didata maupun masih ragu memberikan informasi agar terbuka kepada petugas BPS.
Ia menilai partisipasi masyarakat menjadi bagian penting agar pemerintah memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi perekonomian di Jakarta.
“Saya mengimbau kepada masyarakat di Jakarta untuk membantu BPS dalam melakukan tugas mereka, yaitu sensus ekonomi. Saya mengimbau seluruh masyarakat Jakarta untuk memberikan data apa adanya. Jangan tertutup,” kata Pramono.
Ia juga menegaskan bahwa pendataan Sensus Ekonomi 2026 bukan merupakan kegiatan yang berkaitan dengan perpajakan.
Informasi yang diberikan masyarakat dalam proses pendataan tersebut digunakan untuk kepentingan statistik dan bersifat rahasia sesuai ketentuan yang berlaku.
“Ini betul-betul adalah sensus ekonomi untuk mengetahui potret kondisi dan keadaan di Jakarta. Masyarakat diminta memberikan jawaban apa adanya, sesuai dengan kondisi yang sebenarnya, karena data ini akan menjadi referensi dalam mengambil keputusan,” jelasnya.
Petugas BPS Datangi Berbagai Lokasi Usaha
Komentar