Seputar Publik / Berita

Pramono Anung Motivasi Penerima KJMU 2025 di Balai Kota: Pendidikan Jadi Kunci Putus Rantai Kemiskinan

Gubernur DKI Jakarta dorong 16.920 mahasiswa penerima KJMU memaksimalkan pendidikan, menjaga integritas, dan membangun kepemimpinan demi masa depan Jakarta berdaya saing global
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan motivasi kepada penerima baru KJMU Tahap II 2025 di Balai Kota Jakarta, menegaskan pendidikan sebagai kunci utama memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan daya saing generasi muda. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan motivasi kepada penerima baru KJMU Tahap II 2025 di Balai Kota Jakarta, menegaskan pendidikan sebagai kunci utama memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan daya saing generasi muda.

Karena itu, kesempatan yang telah diperoleh harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Ia menegaskan, KJMU tidak hanya memberikan bantuan biaya pendidikan, tetapi juga pembinaan, pendampingan, serta berbagai kegiatan pengembangan diri.

Pramono pun mengingatkan para penerima manfaat untuk menjaga prestasi akademik, menyelesaikan studi tepat waktu, serta menjunjung tinggi nilai integritas, disiplin, dan etika. Selain itu, mahasiswa juga didorong aktif dalam organisasi kemahasiswaan sebagai sarana pembentukan karakter dan kepemimpinan.

> “Gunakan kesempatan ini untuk berorganisasi. Dari sana, karakter dan kepemimpinan akan terbentuk,” katanya.

Ke depan, Pramono berharap cakupan KJMU dapat diperluas tidak hanya untuk jenjang sarjana (S1), tetapi juga magister (S2) dan doktoral (S3), sehingga akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Jakarta dapat berkelanjutan.

> “Bermimpilah setinggi-tingginya. Kita semua berhak bermimpi menjadi apa saja. Mimpi itulah yang akan menjadi pemicu untuk meraih prestasi terbaik dan berkontribusi dalam transformasi Jakarta menuju kota global yang berdaya saing,” tegasnya.

Tulis Komentar

Komentar