Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, mengatakan pelaksanaan KJMU Tahap II Tahun 2025 menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam membuka akses serta menjamin keberlanjutan pendidikan mahasiswa. Ia juga mendorong pembentukan Forum KJMU di setiap perguruan tinggi sebagai wadah komunikasi, penguatan jejaring, dan pengembangan kepemimpinan.
> “Melalui forum ini, kami memastikan penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran sekaligus memperkuat pembinaan, pendampingan, dan komitmen akademik para penerima manfaat,” ujar Nahdiana.
Salah satu penerima KJMU, Galih Hidayatulloh dari Universitas Indonesia, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan beasiswa tersebut. Menurutnya, KJMU telah membuka jalan bagi masa depannya untuk menempuh pendidikan tanpa terbebani biaya.
> “Saya berasal dari keluarga dengan keterbatasan finansial, sehingga beasiswa ini sangat berarti. Saya bersyukur kepada Bapak Gubernur karena KJMU tidak hanya membantu sampai S1, tetapi juga membuka peluang melanjutkan ke S2 dan S3. Saya akan memanfaatkan beasiswa ini sebaik mungkin untuk masa depan Indonesia emas,” kata Galih.
Sebagai informasi, pada Tahap II Tahun 2025, KJMU diberikan kepada 16.920 mahasiswa yang tersebar di 97 perguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia serta 17 perguruan tinggi swasta di DKI Jakarta. Dari jumlah tersebut, 2.524 mahasiswa merupakan penerima baru dan 14.396 mahasiswa penerima lanjutan. Sebelumnya, pada Tahap I, bantuan KJMU telah disalurkan kepada 16.979 mahasiswa.(*/hel)
Komentar