Begitu pula dengan klaim yang disampaikan YN mengenai adanya pihak yang disebut memiliki kedekatan dengan APH. Klaim tersebut masih membutuhkan klarifikasi dari pihak-pihak yang disebut maupun instansi terkait.
Awak media membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada pelaksana proyek, pengawas, dinas terkait, maupun pihak lain yang disebut dalam pemberitaan ini.
Publik Minta Proyek Dibuka Secara Transparan
Masyarakat dan aktivis meminta persoalan tersebut tidak berhenti pada saling klaim. Mereka mendorong agar dokumen proyek, spesifikasi teknis, pelaksanaan pekerjaan, serta penggunaan anggaran dapat diperiksa secara terbuka oleh pihak yang berwenang.
Jika dalam pemeriksaan nantinya ditemukan adanya ketidaksesuaian, masyarakat meminta agar persoalan tersebut ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Sebaliknya, apabila seluruh pekerjaan telah dilaksanakan sesuai kontrak dan spesifikasi teknis, masyarakat juga meminta pihak terkait memberikan penjelasan secara terbuka agar tidak menimbulkan dugaan dan polemik berkepanjangan.
Dengan berbagai pertanyaan yang muncul di lapangan, proyek U-Ditch Jalan Diponegoro kini menjadi perhatian publik.
Pertanyaan yang mengemuka antara lain mengenai siapa pelaksana proyek, nilai pekerjaan, sumber anggaran, standar teknis yang digunakan, pihak yang melakukan pengawasan, serta kesesuaian pelaksanaan pekerjaan dengan ketentuan yang berlaku.
Publik kini menunggu penjelasan resmi dari pihak-pihak terkait agar informasi mengenai proyek tersebut dapat diketahui secara jelas, berimbang, dan berdasarkan data yang dapat dipertanggungjawabkan.
*Penulis; Redaksi Seputar Publik
Komentar