Dalam meningkatkan daya saing produk retail, PTPN I terus memperkuat strategi digitalisasi melalui pengembangan official store di berbagai platform marketplace, inovasi kemasan, serta integrasi sistem stok digital dengan jaringan distributor di berbagai daerah.
> "Kepercayaan konsumen dibangun melalui kualitas yang konsisten. Karena itu, aspek mutu, sertifikasi, inovasi kemasan, dan pengalaman pelanggan menjadi perhatian utama PTPN I dalam mengembangkan produk retail yang berkelanjutan," ujar Abdul Rivai.
Selain itu, perusahaan juga mempertahankan standar kualitas melalui berbagai sertifikasi, seperti Halal, SNI, dan ISO, sebagai bentuk komitmen terhadap keamanan produk dan kepercayaan konsumen.
PTPN I juga memperkuat sinergi antar-BUMN melalui kolaborasi dengan jaringan distribusi pangan nasional guna memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan ketersediaan produk perkebunan di berbagai wilayah Indonesia.
Siapkan Produk Baru dan Perluas Ekspor
Memasuki tahun 2026, PTPN I menyiapkan sejumlah produk retail baru yang mengusung konsep healthy lifestyle, sekaligus memperluas ekspor produk kemasan ke kawasan Asia Tenggara.
Strategi tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat posisinya sebagai perusahaan agribisnis modern yang mampu menghadirkan produk hilir berkualitas, bernilai tambah, dan memiliki daya saing di pasar global.
> "Ke depan, PTPN I akan terus memperkuat transformasi bisnis dengan menghadirkan produk perkebunan yang unggul, inovatif, dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat. Kami ingin menjadikan PTPN I tidak hanya kuat dari sisi produksi, tetapi juga memiliki daya saing dalam menghadirkan produk hilir berkualitas," tutup Abdul Rivai Ras.(Red)*
Komentar