Beranda
Seputar Publik / Berita

PTPN III dan Baharkam Polri Teken Kerja Sama Pengamanan Aset Strategis Negara, Perkuat Operasional Perkebunan Nasional

Kolaborasi PTPN III (Persero) dan Baharkam Polri difokuskan pada pengamanan aset strategis, mitigasi risiko, pencegahan karhutla, serta penguatan sistem keamanan guna mendukung transformasi PTPN Group yang berkelanjutan.
Direktur Aset PTPN III (Persero), Komjen Pol. (Purn.) Agung Setya Imam Effendi, bersama Kabaharkam Polri Komjen Pol. Karyoto menandatangani Perjanjian Kerja Sama pengamanan aset strategis PTPN Group di Jakarta sebagai langkah memperkuat keamanan operasional perusahaan dan ketahanan sektor perkebunan nasional. Direktur Aset PTPN III (Persero), Komjen Pol. (Purn.) Agung Setya Imam Effendi, bersama Kabaharkam Polri Komjen Pol. Karyoto menandatangani Perjanjian Kerja Sama pengamanan aset strategis PTPN Group di Jakarta sebagai langkah memperkuat keamanan operasional perusahaan dan ketahanan sektor perkebunan nasional.

Seputarpublik.com || JAKARTA – PT Perkebunan Nusantara III (Persero) selaku Holding Perkebunan Nusantara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terkait bantuan pengamanan di lingkungan PT Perkebunan Nusantara III (Persero).

Penandatanganan kerja sama yang berlangsung di Hotel Le Meridien, Jakarta, pada Senin (27/7/2026) tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara PTPN Group dan Polri dalam menjaga keamanan aset strategis negara, mendukung kelancaran operasional perusahaan, serta memperkuat ketahanan sektor perkebunan nasional.

Perjanjian Kerja Sama ditandatangani oleh Direktur Aset PT Perkebunan Nusantara III (Persero), Komjen Pol. (Purn.) Agung Setya Imam Effendi, bersama Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol. Karyoto. Kegiatan tersebut turut disaksikan Direktur Utama PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna, jajaran Direksi Holding Perkebunan Nusantara, Direksi Subholding PTPN Group, pimpinan anak perusahaan, serta pejabat Baharkam Polri yang mengikuti secara luring maupun daring.


Direktur Aset PTPN III (Persero), Komjen Pol. (Purn.) Agung Setya Imam Effendi, menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan implementasi dari Nota Kesepahaman antara PTPN III (Persero) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia yang telah disepakati sebelumnya.

Menurutnya, aspek keamanan menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan operasional perusahaan, terutama mengingat luasnya wilayah operasional dan besarnya aset strategis yang dikelola PTPN Group di berbagai daerah.

> "Sebagai BUMN yang mengelola aset perkebunan strategis di berbagai wilayah Indonesia, kami memandang keamanan sebagai faktor penting dalam mendukung produktivitas dan keberlangsungan usaha. Melalui kerja sama ini, kami berharap sinergi antara PTPN Group dan Baharkam Polri semakin kuat dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan, melindungi aset negara, serta menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi pengembangan sektor perkebunan," ujar Agung.

Ia menambahkan, kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari penguatan Good Corporate Governance (GCG) dan implementasi manajemen risiko perusahaan. Dengan dukungan Baharkam Polri, PTPN Group optimistis dapat meningkatkan efektivitas sistem pengamanan perusahaan sekaligus memperkuat koordinasi dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan di lapangan.

Sementara itu, Kabaharkam Polri Komjen Pol. Karyoto menegaskan bahwa keberhasilan kerja sama tersebut sangat bergantung pada implementasi di lapangan. Untuk itu, Baharkam Polri akan memperkuat koordinasi dengan jajaran Polda di seluruh Indonesia guna mendukung pengamanan aset-aset strategis PTPN melalui langkah preventif, deteksi dini potensi konflik, serta penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

> "Sesuai tugas pokok Polri, kami memiliki tanggung jawab melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, serta menegakkan hukum. Kami akan mengoordinasikan jajaran Polda agar memberikan dukungan nyata dalam pengamanan aset PTPN sekaligus membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat," ujar Karyoto.

Melalui kerja sama ini, kedua belah pihak akan bersinergi dalam berbagai bidang, meliputi pertukaran data dan informasi, bantuan pengamanan, pembinaan Satuan Pengamanan (Satpam), pembinaan, pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga pemanfaatan sarana dan prasarana sesuai kebutuhan pelaksanaan kerja sama.

Selain memperkuat pengamanan aset dan operasional perusahaan, kerja sama tersebut juga diarahkan pada penerapan Sistem Manajemen Pengamanan (SMP), penguatan mitigasi risiko, serta pertukaran informasi strategis guna mendukung respons yang cepat dan efektif terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.

PTPN III (Persero) dan Baharkam Polri menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menjaga aset strategis negara, meningkatkan ketahanan operasional perusahaan, serta mendukung transformasi PTPN Group menjadi perusahaan agribisnis yang unggul, profesional, berdaya saing global, dan berkelanjutan.(Red)*