Seputar Publik / Berita

PTPN IV Hadir di COP30, Tunjukkan Transformasi Sawit Rendah Emisi Lewat Proyek Biogas POME

Dalam pembukaan COP30, Utusan Khusus Presiden RI untuk Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, menegaskan komitmen Indonesia menuju target Net Zero Emissions 2060 atau lebih cepat. Ia menyebut Indonesia datang dengan “komitmen untuk memperkuat aksi iklim nasional dan bekerja sama dengan berbagai negara dalam penurunan emisi berbasis sains”.

Hashim juga menyoroti terbitnya Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2024 tentang Waste to Energy dan Perpres Nomor 110 Tahun 2024 tentang Nilai Ekonomi Karbon sebagai fondasi pembentukan pasar karbon domestik.

Adapun Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menekankan prinsip keadilan iklim dalam proses transisi energi. “Pembangunan rendah emisi hanya mungkin jika manfaatnya dirasakan semua pihak. COP30 menjadi momentum untuk membuktikan bahwa pembangunan hijau tidak hanya mungkin, tetapi juga menguntungkan,” jelas Hanif.

PalmCo: Dari Komitmen menuju Bukti

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menyampaikan bahwa keikutsertaan PalmCo bukan sebatas menghadirkan proyek karbon, melainkan menunjukkan transformasi industri sawit menuju praktik yang lebih bersih.

“Industri sawit Indonesia kerap menjadi perhatian global. Melalui proyek energi terbarukan melalui pengelolaan limbah seperti biogas yang berbasis circular economy, kami ingin menunjukkan bahwa sawit mampu menjadi bagian dari solusi iklim,” ujar Jatmiko.

Video Terkait

Seputar Informasi Rumah Idaman

Tulis Komentar

Komentar