Seputarpublik.com, SUMATERA — Pesatnya pertumbuhan industri kopi dan sektor hospitality di Indonesia membuka peluang ekonomi baru bagi generasi muda. Menangkap momentum tersebut, PTPN IV PalmCo menggandeng Pekanbaru Hospitality Institute untuk menggelar pelatihan kompetensi barista bagi 50 pemuda di wilayah Sumatera.
Program pemberdayaan ini dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan praktis agar memiliki daya saing di dunia kerja maupun mampu merintis usaha mandiri di daerah masing-masing.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menyampaikan bahwa inisiatif ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas individu, tetapi juga mendorong dampak ekonomi berganda di masyarakat.
“Kami berharap pelatihan ini tidak berhenti pada peningkatan skill satu orang saja. Ketika para pemuda ini mampu mandiri dan membuka usaha kedai kopi sendiri, di situlah multiplier effect terjadi, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga bergeraknya sektor ekonomi lainnya,” ujarnya.
Dari sisi teknis, pemilihan bidang barista didasarkan pada tingginya peluang serapan tenaga kerja di industri gaya hidup dan pelayanan. Region Head PTPN IV Regional III, Bambang Budi Santoso, menilai sektor ini memiliki prospek karier yang luas.
“Industri kopi dan hospitality berkembang sangat pesat dan membuka peluang besar bagi generasi muda untuk berkarier maupun berwirausaha,” ungkapnya.
Program ini juga mendapat dukungan dari pemerintah daerah. Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Riau, Bambang Rusdianto, menyebut sinergi antara dunia usaha dan lembaga pelatihan sangat penting dalam meningkatkan kualitas angkatan kerja.
“Program seperti ini memberikan keterampilan praktis yang dibutuhkan dunia kerja. Kami berharap peserta mampu bersaing bahkan menciptakan lapangan kerja baru,” tuturnya.
Dalam pelaksanaannya, kurikulum pelatihan dirancang berbasis standar industri. Ketua Penyelenggara Pekanbaru Hospitality Institute, Imelda Samsi, menegaskan bahwa peserta tidak hanya dibekali teknik dasar, tetapi juga etika kerja dan pemahaman industri hospitality secara menyeluruh.
“Kami ingin peserta siap masuk dunia kerja maupun membuka usaha sendiri,” jelasnya.
Antusiasme peserta pun terlihat tinggi. Yuni, salah satu peserta asal Indragiri Hulu, mengaku optimistis memanfaatkan peluang ini.
“Ini kesempatan besar bagi kami. Saya ingin belajar serius agar bisa bekerja sebagai barista atau membuka usaha kopi sendiri di kampung,” ujarnya.
Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, program pelatihan ini merupakan salah satu upaya berkelanjutan PTPN IV PalmCo dalam pemberdayaan masyarakat di Sumatera. Selain pelatihan barista, perusahaan juga menjalankan berbagai program lain seperti pembinaan kelompok pandai besi di Kampar, pengolahan produk turunan sawit oleh kelompok perempuan, hingga pengembangan sektor peternakan dan perikanan.
Inisiatif ini diharapkan mampu menciptakan sumber daya manusia yang unggul sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas di berbagai daerah.(red)*