Beranda
Seputar Publik / Berita

PTPN IV PalmCo Dorong Universitas Riau Cetak Talenta Adaptif, Siap Hadapi Transformasi Industri Digital dan AI

Melalui Program Student Journey ASRI, PTPN IV PalmCo dan Universitas Riau memperkuat sinergi pendidikan tinggi untuk menyiapkan SDM unggul, adaptif, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan industri masa depan.
PTPN IV PalmCo mendorong perguruan tinggi mencetak talenta adaptif, inovatif, dan berkarakter guna menjawab kebutuhan industri masa depan yang semakin digital dan kompetitif. PTPN IV PalmCo mendorong perguruan tinggi mencetak talenta adaptif, inovatif, dan berkarakter guna menjawab kebutuhan industri masa depan yang semakin digital dan kompetitif.

Seputarpublik.com || PEKANBARU – PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara, mendorong Universitas Riau untuk terus memperkuat peran dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul dan adaptif yang mampu menjawab tantangan industri masa depan.

Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan bertajuk “Transformasi Sarjana ke Talenta melalui Student Journey ASRI” yang dihadiri Rektor Universitas Riau, Prof. Dr. Sri Indarti, serta ratusan kepala program studi di lingkungan Universitas Riau, Pekanbaru. (18/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Region Head PTPN IV Regional III, Bambang Budi Santoso, menjelaskan bahwa dunia kerja, khususnya di lingkungan BUMN, telah mengalami perubahan fundamental akibat perkembangan digitalisasi, disrupsi teknologi, persaingan global, serta tuntutan keberlanjutan lingkungan.

Menurut Bambang, dunia industri saat ini membutuhkan talenta yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, kemampuan belajar cepat, lincah beradaptasi, serta mampu bekerja secara kolaboratif di tengah perubahan yang berlangsung sangat dinamis.

> “BUMN hari ini membutuhkan talenta yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki learning agility, kemampuan beradaptasi, serta mampu bekerja kolaboratif di tengah perubahan yang sangat cepat,” ujar Bambang.

Sebagai alumni Fakultas Ekonomi Universitas Riau, Bambang memaparkan bahwa transformasi yang dilakukan PTPN IV PalmCo telah mengubah pola operasional perusahaan melalui penerapan teknologi digital berbasis data.

Transformasi tersebut mencakup pengelolaan kebun, pemantauan panen, transportasi, pengolahan di pabrik, hingga pengawasan produksi secara real-time melalui pemanfaatan teknologi geospasial, Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), serta dashboard digital terintegrasi.

Menurutnya, sektor perkebunan modern kini berkembang menjadi industri berbasis precision agriculture yang membutuhkan SDM dengan penguasaan teknologi sekaligus kemampuan berpikir adaptif.

> “Transformasi industri tidak bisa dihindari. Karena itu, perguruan tinggi harus mampu menyiapkan lulusan yang siap menghadapi perubahan, menguasai teknologi, dan memiliki pola pikir inovatif,” jelasnya.

Selain kompetensi teknis, Bambang juga menegaskan pentingnya karakter sebagai fondasi utama dalam membangun talenta masa depan. Ia menjelaskan bahwa proses rekrutmen di lingkungan BUMN kini tidak hanya menitikberatkan pada nilai akademik atau sertifikasi kompetensi, tetapi juga menilai integritas, etika kerja, serta kemampuan menyelesaikan persoalan melalui implementasi budaya kerja AKHLAK.

> “Attitude adalah fondasi, sedangkan hard skill menjadi akselerator. Keduanya harus berjalan beriringan,” katanya.

Dalam paparannya, Bambang turut menguraikan sejumlah kompetensi yang diproyeksikan menjadi kebutuhan utama industri masa depan, seperti data analytics, digital mindset, sustainability, green energy, serta pemahaman mengenai AI dan otomasi.

Ia juga memperkenalkan konsep EntrePlanters, yaitu transformasi pola pikir insan perkebunan agar tidak hanya bekerja sebagai pegawai administratif, tetapi memiliki mentalitas kewirausahaan yang mengedepankan inovasi, efisiensi, ownership mindset, dan keberlanjutan bisnis.

Sementara itu, Kepala Unit Penunjang Akademik Pengembangan Karier dan Kewirausahaan (UPA PKK) Universitas Riau, Julita, SE., M.Si., Ak., CA., menjelaskan bahwa Student Journey ASRI merupakan sistem terintegrasi yang dikembangkan untuk mendukung pengembangan potensi mahasiswa, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

Menurutnya, sistem tersebut dirancang untuk memperkuat keterampilan, pengalaman organisasi, kepemimpinan, serta portofolio talenta yang dibutuhkan dunia usaha dan industri.

> “Potensi dan keterampilan mahasiswa dapat lebih mudah dikenali serta disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja,” ujarnya.

Senada dengan itu, Rektor Universitas Riau, Prof. Dr. Sri Indarti, menilai peluncuran Student Journey ASRI sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan lulusan yang adaptif, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan industri di era digital.

Dalam kesempatan tersebut, Sri juga menyampaikan apresiasi kepada Bambang Budi Santoso yang merupakan alumni Universitas Riau angkatan 1993 dan kini dipercaya memimpin PTPN IV Regional III.

Menurutnya, perjalanan karier Bambang menjadi bukti bahwa alumni Universitas Riau mampu bersaing dan berkontribusi di tingkat nasional.

> “Beliau adalah salah satu alumni Universitas Riau yang patut menjadi teladan. Perjalanan karier hingga dipercaya menjadi Region Head PTPN IV Regional III menunjukkan bahwa alumni Universitas Riau mampu tampil dan bersaing di tingkat nasional,” ungkap Sri.

Ia berharap kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri dapat terus diperkuat guna menciptakan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menghadapi berbagai tantangan transformasi global yang terus berkembang.

Melalui sinergi pendidikan dan industri, PTPN IV PalmCo bersama Universitas Riau optimistis dapat melahirkan generasi talenta masa depan yang adaptif, berkarakter, inovatif, dan mampu menjadi penggerak pembangunan nasional di era digital.(Adv)*