Seputar Publik / Berita

Kevin Wu Kembali Pimpin Dharmapala Nusantara Periode 2025–2030, Tegaskan Komitmen Persatuan Umat Buddha

Dilantik di Vihara Dhammacakka Jaya, DN perkuat peran advokasi, toleransi, dan kontribusi bagi bangsa bersama 45 organisasi Buddhis nasional
Kevin Wu resmi dilantik kembali sebagai Ketua Umum Dharmapala Nusantara periode 2025–2030 di Vihara Dhammacakka Jaya, Jakarta Utara. Kepengurusan baru menegaskan komitmen memperkuat persatuan umat Buddha, advokasi keagamaan, serta kontribusi organisasi dalam menjaga toleransi dan keberagaman di Indonesia. Jum'at, (27/2/2026). Kevin Wu resmi dilantik kembali sebagai Ketua Umum Dharmapala Nusantara periode 2025–2030 di Vihara Dhammacakka Jaya, Jakarta Utara. Kepengurusan baru menegaskan komitmen memperkuat persatuan umat Buddha, advokasi keagamaan, serta kontribusi organisasi dalam menjaga toleransi dan keberagaman di Indonesia. Jum'at, (27/2/2026).

Seputarpublik.com, JAKARTA – Kevin Wu resmi dilantik kembali sebagai Ketua Umum Dharmapala Nusantara (DN) periode 2025–2030 pada Jumat (27/3/2026) di Vihara Dhammacakka Jaya.

Pelantikan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Dharmapala Nusantara tersebut dihadiri 24 jajaran pengurus pusat yang baru, Dewan Pengawas, pengurus daerah (DPD dan DPC), Lembaga Bantuan Hukum Dharmapala, para bhikkhu Sangha, serta pimpinan organisasi Buddhis nasional dan kepemudaan.

Turut hadir Ketua Umum Permabudhi, perwakilan Walubi, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama RI Supriyadi, serta lebih dari 45 pimpinan dan perwakilan organisasi Buddhis, termasuk Gema Budhi dan Hikmahbudhi.

Dalam keterangannya, Kevin Wu menegaskan kepengurusan periode 2025–2030 mengusung misi memperkuat kontribusi Dharmapala Nusantara bagi bangsa dan negara sekaligus memperkokoh persatuan komunitas Buddhis Indonesia.

Ia menyampaikan Dharmapala Nusantara diharapkan terus menjadi organisasi yang berkontribusi bagi bangsa dan negara serta memperteguh semangat persatuan umat Buddha. Sejak awal, DN tidak bernaung pada satu sekte atau mazhab tertentu, melainkan menjadi penaung dan pelindung bagi seluruh komunitas Buddhis Indonesia.

Tulis Komentar

Komentar