Melalui sesi tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai teknik komunikasi publik yang efektif, khususnya kemampuan menyampaikan gagasan secara jelas dan persuasif.
Kemampuan komunikasi dinilai menjadi salah satu kompetensi penting bagi calon pemimpin perempuan dalam membangun hubungan dengan pemangku kepentingan, melakukan negosiasi, maupun merepresentasikan perusahaan di tingkat nasional dan global.
Menyiapkan Pemimpin Perempuan di Industri Perkebunan
Melalui penguatan kapasitas tersebut, PTPN IV PalmCo berharap semakin banyak talenta perempuan yang memiliki kesiapan untuk menempati peran strategis di lingkungan perusahaan.
Pengembangan kepemimpinan tidak hanya diarahkan pada penguasaan kompetensi teknis dan operasional, tetapi juga pada kemampuan membangun komunikasi, mengambil keputusan, menjaga integritas, serta memahami kebutuhan berbagai pemangku kepentingan.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya perusahaan membangun sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan industri perkebunan dan agribisnis.
Dengan penguatan kapasitas yang dilakukan secara berkelanjutan, PTPN IV PalmCo berharap talenta perempuan dapat semakin berkontribusi dalam menghadirkan kepemimpinan yang kompeten, berintegritas, memiliki empati, dan mampu menghadapi tantangan industri di masa mendatang.
Program Srikandi PalmCo pada akhirnya diharapkan tidak sekadar menjadi forum pengembangan kapasitas, tetapi menjadi bagian dari proses menyiapkan generasi pemimpin perempuan yang mampu membawa transformasi positif bagi perusahaan dan industri perkebunan Indonesia.(Red)*
Komentar