Jatmiko mengatakan keberadaan perkebunan tidak dapat dipisahkan dari lingkungan di sekitarnya. Sungai, hutan, tanah, masyarakat, dan keanekaragaman hayati merupakan bagian dari ekosistem yang saling berkaitan.
«“Menjaga lingkungan bukan pekerjaan tambahan. Ini bagian dari cara kami menjalankan usaha,” ujarnya.»
Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat mengapresiasi gerakan yang dilakukan PTPN IV PalmCo, terutama penanaman yang diarahkan pada kawasan bernilai konservasi tinggi, termasuk kawasan sempadan dan riparian sungai.
Menurut Jumhur, upaya tersebut menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi dapat berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan.
«“Program yang diusung PTPN IV ini sebenarnya tidak menghentikan kegiatan ekonomi, namun justru growth through environmental,” katanya.»
Penanaman Dilanjutkan dengan Pemeliharaan
Jatmiko menambahkan, gerakan penanaman pohon tidak akan berhenti pada kegiatan penanaman, tetapi dilanjutkan dengan pemeliharaan dan perawatan agar manfaat ekologisnya dapat berlangsung dalam jangka panjang.
Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak juga diperlukan karena upaya menjaga lingkungan tidak dapat dilakukan secara parsial.
Gerakan penanaman pohon, penebaran bibit ikan, dan pelepasliaran unggas endemik di Riau menjadi bagian dari upaya PTPN IV PalmCo sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara (PTPN Group) dalam memperkuat praktik pengelolaan perkebunan yang memperhatikan keberlanjutan lingkungan di seluruh wilayah operasional perusahaan.(Adv)*
Komentar