Seputarpublik.com || PONTIANAK – PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) Regional V memperkuat pengelolaan lingkungan melalui penerapan Sistem Pemantauan Kualitas Air Limbah Secara Terus-Menerus dan Dalam Jaringan (SPARING) pada lima Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Kalimantan Barat.
Penerapan SPARING memungkinkan kualitas dan debit air limbah dipantau, dicatat, serta dilaporkan secara real-time dan daring melalui sistem Kementerian Lingkungan Hidup. Langkah ini disebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat pengelolaan lingkungan secara terukur dan berkelanjutan.
Komitmen tersebut diperlihatkan saat PTPN IV Regional V mengajak jurnalis Info Kalbar melihat langsung proses pengolahan dan pemantauan air limbah melalui SPARING di PKS Gunung Meliau, Kabupaten Sanggau, Rabu (2/9/2026).
Pimpinan Redaksi Info Kalbar, Wawan Suwandi, menilai transparansi dan akuntabilitas pengelolaan limbah penting karena berkaitan dengan kepentingan publik dan keberlanjutan lingkungan.
“Lingkungan merupakan kepentingan publik. Karena itu, transparansi dan akuntabilitas perusahaan dalam pengelolaan limbah menjadi hal yang penting untuk terus dikawal oleh media,” kata Wawan.
Ia mengatakan, dari kunjungan tersebut pihaknya melihat proses pengelolaan limbah serta sistem pemantauan berkelanjutan melalui SPARING yang terhubung secara daring dengan sistem pemerintah.
Sementara itu, Operation Head II PTPN IV Regional V, Dedy Gurning, menjelaskan bahwa limbah cair atau Palm Oil Mill Effluent (POME) diolah melalui tahapan kolam anaerobik dan aerobik sebelum efluen dialirkan ke badan sungai sesuai ketentuan lingkungan.
“PTPN IV tetap mengikuti aturan serta ketentuan yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup RI dalam pengelolaan limbah cair. Dengan memasang sensor yang terhubung dengan SPARING, mutu limbah cair yang dibuang ke sungai dapat dipantau sehingga benar-benar memenuhi ketentuan yang ditetapkan pemerintah,” ujar Dedy.
Menurut Dedy, penerapan SPARING juga menjadi bagian dari penguatan tata kelola perusahaan berbasis teknologi dan prinsip environmental, social, and governance (ESG).
Lima PKS PTPN IV Regional V yang telah dilengkapi SPARING yakni PKS Gunung Meliau, PKS Rimba Belian, PKS Parindu, PKS Kembayan, dan PKS Ngabang.
Melalui penerapan sistem tersebut, PTPN IV Regional V menyatakan terus memperkuat praktik operasional yang bertanggung jawab, terukur, dan berkelanjutan, khususnya dalam pengelolaan lingkungan di wilayah operasional Kalimantan Barat.(Adv)*