Seputarpublik.com || BANDAR LAMPUNG – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pengembang Indonesia (PI) Lampung menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PI Sumatera 2026 di Azana Hotel, Bandar Lampung. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian PI Expo 2026 ini bertujuan menyatukan persepsi, memperkuat sinergi, serta meningkatkan kolaborasi antar pengembang dan para pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan perumahan nasional.
Mengusung tema "Dari Semangat Pengembang Indonesia se-Sumatera Menuju Kebangkitan Pengembang Indonesia Nasional", Rakorwil diharapkan menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh pengembang dalam mendukung percepatan pembangunan rumah subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) maupun pengembangan perumahan komersial.
Ketua Pelaksana Rakorwil sekaligus Sekretaris Umum DPD PI Lampung, Iswanto Ibra, M.M., mengatakan Provinsi Lampung mendapat kehormatan menjadi tuan rumah pertemuan strategis yang diikuti oleh 10 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pengembang Indonesia dari wilayah Sumatera, yakni Lampung, Sumatera Selatan, Bengkulu, Jambi, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh, serta dihadiri jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pengembang Indonesia.
Selain pengurus organisasi, Rakorwil juga diikuti sekitar 150 peserta yang berasal dari berbagai unsur pemerintah, lembaga keuangan, serta mitra strategis.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain perwakilan Pemerintah Kota Bandar Lampung, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Pemerintah Kota Metro, BP Tapera, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta sejumlah perbankan nasional dan syariah seperti BRI, BNI, Bank Mandiri, BSI, BTN Syariah, Bank Mega Syariah, Bank BJB, Bank CTBC Indonesia, CIMB Niaga Syariah, Bank DKI, Bank Bukopin, dan lembaga keuangan lainnya.
Kegiatan ini juga melibatkan notaris dari Bandar Lampung, Lampung Selatan, Metro, dan Pesawaran, bersama anggota Pengembang Indonesia di Provinsi Lampung.
Menurut Iswanto, Rakorwil menjadi forum strategis untuk menghimpun berbagai persoalan yang dihadapi pengembang di daerah sekaligus merumuskan solusi bersama.
> "Harapannya, berbagai persoalan yang dihadapi pengembang di daerah dapat memperoleh solusi dari DPP. Bahkan, rekomendasi yang dihasilkan dalam Rakorwil ini berpotensi menjadi program utama Pengembang Indonesia di tingkat nasional," ujar Iswanto.
Seluruh hasil pembahasan akan dituangkan dalam bentuk notulen sebagai rekomendasi kepada DPP Pengembang Indonesia untuk menjadi bahan penyusunan kebijakan dan program kerja organisasi di tingkat nasional.
Lampung Dinilai Strategis sebagai Tuan Rumah
Iswanto menilai terpilihnya Lampung sebagai tuan rumah bukan tanpa alasan. Selain dikenal sebagai gerbang Pulau Sumatera, Lampung memiliki posisi geografis yang strategis sebagai pusat pertemuan berbagai daerah di Sumatera.
Didukung infrastruktur yang terus berkembang, destinasi wisata, kekayaan kuliner, serta kondisi daerah yang kondusif, Lampung dinilai layak menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai agenda regional maupun nasional.
Melalui Rakorwil PI Sumatera 2026, DPD Pengembang Indonesia Lampung berharap semangat kolaborasi antaranggota semakin kuat sehingga mampu mempercepat pembangunan sektor perumahan, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta mendukung target Program 3 Juta Rumah yang menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam memperluas akses hunian layak bagi masyarakat Indonesia.
Forum ini juga diharapkan menghasilkan berbagai rekomendasi konstruktif yang dapat memperkuat peran Pengembang Indonesia sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan perumahan yang berkualitas, berkelanjutan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (Red)*