Seputar Publik Kota Bekasi - Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Jamie Albarkah Albahar Ustadz H. Aminudin Sehan SH, Kamis (6/2/2025), menggelar acara tahlil malam terakhir atas wafat istri tercinta Hajjah Nur Hayati Binti Haji Muhamad Ali bertempat dikediaman ketua DKM di Kaliabang Bungur Albahar, kelurahan Harapan Jaya Bekasi Utara.
Acara Kulhu malam terakhir ini menghadirkan dua penceramah sekaligus yakni, Habib Idrus Bin Hasyim Ubaidillah Albahar dari Bekasi dan KH. Wahyudin yang dijuluki "Kyai Macan" dari Jakarta.
Sejumlah habaib, kyai, alim ulama dan para ustdaz serta ratusan jamaah tumpah ruah menghadiri acara kulhu malam terakhir almarhumah istri Ketua DKM. Bahkan terlihat para jamaah membludak sampai ke jalan raya
Para habaib, kyai, alim ulama dan para ustdaz yang hadir diantaranya, Habib Abdul Qodir Bin Hasyim Ubaidilah Albahar, Habib Segaf Bin Hasyim ubaidillah Albahar, Habib Hasan Fauzi Bin ja'far Mustofa Albahar, Habib Jamal Alhabsyi, KH. Ahmad Kosasih, KH. Ahmad Prayitno, Ustadz Firdaus, Ustadz Daniel, Ustadz Zahrudin, Ustadz Haji Syamsul Hilal dan lain-lain.
Acara berlangsung khidmat diawali sambutan Ustadz Haji Aminudin Sehan, SH selaku Shohibul Musibah, yang dalam sambutannya menceritakan tentang biografi almarhumah istri tercintanya Hajjah Nur Hayati Binti H. Mohamad Ali.
Diceritakannya, almarhumah lahir tanggal 5 Mei 1969 wafat Kamis 30 Januari 2025 di rumah sakit Cikarang Kabupaten Bekasi karena didera penyakit komplikasi diabetes selama 6 tahun.
Semasa hidup, lanjutnya, almarhumah rajin mengikuti pengajian di berbagai majelis taklim di daerah tempat tinggalnya di Kaliabang Bungur Harapan Jaya Bekasi Utara.
"Semoga sakitnya almarhumah jadi penghapus semua dosa-dosa dan amal baiknya dapat mengantarkannya mendapat tempat yang layak disisi Alloh SWT," ucapnya berharap.
Usai sambutan Shohibul Musibah Ustadz H. Aminudin Sehan, SH., acara dilanjut pembacaan surah yasin, tahlil, khotmil Qur'an, pembacaan kisah maulid dan tausiah agama.
Seluruh rangkaian acara ditutup dengan doa yang dilanjut dengan santap malam bersama yakni, nasi kebuli yordan dan duren montong spesial yang disuguhkan untuk para jamaah yang hadir.
(AZ)