Seputarpublik.com || DHARMASRAYA – Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Lokus Dharmasraya kembali menghadirkan kegiatan edukatif melalui program Relima Goes To Campus. Kegiatan bertema “Speak, Lead, Inspire: Pelatihan Public Speaking Berbasis Literasi” tersebut berlangsung di Auditorium Dara Jingga Universitas Dharmas Indonesia, Sabtu (20/6/2026), dan diikuti oleh 364 mahasiswa dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) serta Fakultas Hukum, Ekonomi, dan Bisnis (FHEB).
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa (LKMM) yang bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, literasi, serta keterampilan manajerial mahasiswa sebagai bekal dalam berorganisasi maupun memasuki dunia kerja.
Narasumber kegiatan, Dr. Amar Salahuddin, menegaskan bahwa kemampuan berbicara di depan umum memiliki keterkaitan erat dengan budaya literasi. Menurutnya, seorang pembicara yang baik tidak hanya mampu berbicara dengan lancar, tetapi juga memiliki wawasan luas dan mampu menyampaikan gagasan yang bernilai.
> “Banyak orang ingin menjadi pembicara yang hebat, tetapi lupa bahwa kekuatan berbicara berawal dari kebiasaan membaca, belajar, dan berpikir kritis. Public speaking bukan sekadar keberanian berbicara, melainkan kemampuan menyampaikan gagasan yang lahir dari proses literasi,” ujar Amar.
Wakil Rektor III Universitas Dharmas Indonesia tersebut menambahkan bahwa mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan perlu membangun budaya literasi yang kuat agar mampu menjadi komunikator yang cerdas, inspiratif, dan solutif dalam menghadapi berbagai tantangan sosial.
Selain membahas teknik dasar public speaking, peserta juga memperoleh penguatan materi mengenai kepemimpinan dan manajemen organisasi mahasiswa. Materi yang diberikan meliputi kemampuan memimpin rapat, menyampaikan pendapat secara efektif, membangun kerja sama tim, hingga pengelolaan organisasi yang profesional.
Sementara itu, Ketua Panitia yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur BEM FHEB UNDHARI, Putri Wulandari, mengatakan kegiatan tersebut dirancang sebagai sarana pengembangan diri bagi mahasiswa agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi dan kepemimpinan yang baik.
> “Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong mahasiswa agar lebih percaya diri dalam menyampaikan gagasan, aktif dalam organisasi, serta mampu mengembangkan keterampilan manajemen mahasiswa yang didukung oleh kemampuan literasi dan public speaking yang baik,” ungkap Putri.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mahasiswa tidak hanya mengikuti sesi penyampaian materi, tetapi juga aktif dalam diskusi, simulasi, serta praktik berbicara di depan umum yang dirancang untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan menyampaikan ide secara efektif.
Melalui program Relima Goes To Campus, diharapkan lahir generasi mahasiswa yang tidak hanya gemar membaca dan berpikir kritis, tetapi juga mampu menyuarakan gagasan, membangun kepemimpinan, serta menjadi agen perubahan yang memberikan kontribusi positif bagi kampus dan masyarakat.(Goezt')*