Seputarpublik, Kota Bekasi – Reses anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi Gerindra H. Ibnu Hajar Tanjung, SE. di dua wilayah, yakni di Jalan Wijaya Kusuma RT.002 RW.001 dan di Jalan Benda RT.03 RW.10 Kelurahan Pedurenan Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Jumat (3/2/2023). Disambut antusias warga di dua wilayah tersebut. Berbagai aspirasi pun mereka kemukakan dihadapan wakil rakyat mereka yang akrab disapa IHT.
Aspirasi yang mengemuka dalam kegiatan jaring aspirasi yang dilakukan anggota dewan IHT di dua wilayah tersebut diantaranya, soal permintaan uang kompensasi bau sampah TPST Bantargebang, dikarenakan wilayah mereka juga terkena imbas bau sampah, akibat Jalan Benda di wilayahnya jadi lalu lintas truk truk sampah dari Jakarta menuju pembuangan akhir Bantargebang.
“Kami mohon kepada pak dewan untuk memperjuangkan aspirasi kami agar kami mendapat juga kompensasi uang baunya, karena truk truk sampah itu lalu lalang di diwilayah kami yang menimbulkan bau, apalagi air sampahnya, hal itu sangat mengganggu kami,” keluh salah seorang warga.
Aspirasi lainnya yang disampaikan warga yakni, soal perbaikan jalan rusak yang berlubang lubang. Dan soal BPJS kesehatan dimana warga belum semua mendapatkan pada hal itu sangat dibutuhkan warga.
Menanggapi aspirasi warga tersebut, IHT mengatakan, mengenai aspirasi soal kompensasi bau sampah, dirinya akan mendesak Pemprov DKI Jakarta serta Pemkot Bekasi agar memperhatikan keluhan warga Cimuning, Pedurenan, Mustika Jaya yang juga terkena imbas bau sampah agar adil.
“Jadi, soal itu saya akan perjuangkan di DPRD Kota Bekasi hingga ke tahapan selanjutnya agar warga Cimuning, Padurenan dan Mustikajaya, kedepannya bisa mendapatkan uang kompensasi bau sampah. Meskipun besarannya mungkin tidak sama seperti di Bantargebang,” ungkap IHT.
Saya juga merasakan baunya memang sangat luar biasa, dan air licitnya pun hitam, dan saya sebagai pemegang amanat rakyat akan mendorong serta memperjuangkan hal tersebut semaksimal mungkin, tambahnya.
Sementara itu aspirasi warga soal perbaikan jalan rusak berlubang, IHT mengatakan, kalau perbaikannya hanya menambal saja jalan yang berlubang Insya Alloh secepatnya akan dilakukan.
Soal BPJS PBI yang dikeluhkan warga karena masih ada sebagian warga yang belum mendapatkan. IHT meminta kalau belum dapat karena warga belum mendaptar silahkan segera koordinasi ke RT dan RW dan mendaptar, selanjutnya saya sendiri yang akan tindak lanjuti atau kawal sampai warga benar benar mendapatkan.
“Tapi kan ada BPJS mandiri yakni, untuk korban covid 19 dan untuk perobatan warga yang kurang mampu, Nah Itu kan tetap berjalan artinya tetap terlayani meski belum terdaptar. Karena itu sudah ada anggarannya dari APBD Kota Bekasi,” jelas IHT.