“Pasar murah ini bukan sekadar program rutin, tetapi bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat. Kami ingin memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau, terutama di bulan Ramadhan,” ujar Tri Adhianto.
Ia menegaskan bahwa program ini juga menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah. Dengan adanya intervensi pemerintah, diharapkan harga bahan pokok di pasaran tetap stabil dan tidak mengalami lonjakan signifikan.
“Kita ingin menjaga stabilitas ekonomi daerah. Dengan langkah konkret seperti ini, daya beli masyarakat bisa tetap terjaga dan situasi tetap kondusif,” tambahnya.
Tri juga mengapresiasi sinergi antara perangkat daerah, Perum Bulog, Kantor Pos Indonesia, serta seluruh panitia yang terlibat. Ia berpesan agar pelaksanaan kegiatan dilakukan secara tertib, transparan, dan tepat sasaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga yang membutuhkan.
Pemerintah Kota Bekasi berharap momentum Ramadhan dapat memperkuat nilai kebersamaan dan gotong royong dalam membangun Kota Bekasi yang nyaman kotanya dan sejahtera warganya.
(*)
Komentar