Seputar Publik / Otomotif

Samsung Akan Suplai Chip Otomotif ke Hyundai

Mobil listrik Hyundai Ioniq 5 Mobil listrik Hyundai Ioniq 5

Samsung, yang tergolong pendatang baru di pasar ini, telah meningkatkan upaya mereka dalam mengembangkan chip canggih untuk mobil, sebuah pasar yang telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir didorong oleh tingkat elektrifikasi mobil yang lebih tinggi dan adopsi yang semakin besar terhadap kendaraan listrik.

Mobil-mobil saat ini dilengkapi dengan fitur-fitur canggih, seperti kecerdasan buatan dan telekomunikasi berbasis 5G.

Perusahaan riset berbasis di London, IHS Markit, memperkirakan bahwa pasar semikonduktor otomotif global akan mencatat pertumbuhan tahunan rata-rata sebesar 11 persen dan mencapai 143 miliar dollar AS pada tahun 2029.

Samsung telah menyuplai Exynos Auto 8890 ke Audi pada tahun 2017 dan Exynos Auto V9 ke perusahaan otomotif Jerman tersebut pada tahun 2019.

Pada tahun 2021, Samsung meluncurkan tiga chip otomotif baru seiring dengan meningkatnya permintaan akan chip canggih di kalangan produsen mobil global untuk menghasilkan mobil dengan konektivitas yang lebih baik dan fitur infotainment yang lebih canggih.

Dari ketiga chip tersebut, sistem infotainment in-vehicle Exynos Auto V7 diinstal pada In-Car Application-Server 3.1 terbaru milik Volkswagen, yang dikembangkan oleh divisi solusi komponen kendaraan LG Electronics.

Samsung dan Hyundai telah bekerja sama untuk memperluas kolaborasi mereka di sektor mobilitas, termasuk baterai sekunder, sensor gambar, dan panel layar organic light-emitting diode (OLED).

Tulis Komentar

Komentar