Seputarpublik.com || BANDAR LAMPUNG — Staf Ahli Bidang Penguatan Ketahanan Pangan Keluarga Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat, Yane Ardian Bima Arya, melakukan pemantauan langsung terhadap mobilisasi dan intervensi program imunisasi zero dose di Provinsi Lampung.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi antara TP PKK Pusat dan TP PKK daerah dalam mendukung percepatan penanganan anak zero dose, yakni anak-anak yang belum pernah menerima satu pun dosis imunisasi dasar rutin.
Dalam kunjungannya, Yane menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Provinsi Lampung bersama TP PKK setempat yang menargetkan capaian intervensi imunisasi hingga 100 persen dalam waktu satu setengah bulan.

“Saya cukup bahagia mendengar komitmen Ibu Gubernur beserta seluruh jajaran yang menargetkan capaian 100 persen dalam waktu satu setengah bulan. Ini target yang sangat baik, dan capaian di atas 90 persen saja sebenarnya sudah sangat luar biasa,” ujar Yane saat menghadiri Acara Ramah Tamah Kunjungan TP PKK Pusat di Rumah Dinas Gubernur Lampung, Mahan Agung, Senin (11/5/2026).
Menurut Yane, kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan proses monitoring dan evaluasi berjalan optimal, sekaligus memperkuat langkah intervensi agar tidak ada lagi anak yang tertinggal dari hak dasar kesehatannya.
Ia menjelaskan, dalam pelaksanaan program ini, Kementerian Kesehatan menggandeng TP PKK untuk turun langsung ke masyarakat, terutama di wilayah dengan angka zero dose yang masih tinggi, guna memberikan edukasi serta pendampingan kepada keluarga.
“Peran TP PKK sangat strategis melalui 10 program pokoknya yang mampu membantu pemerintah dalam menurunkan berbagai persoalan sosial, termasuk peningkatan kesehatan anak. Saya sangat mengapresiasi seluruh Ketua Tim Penggerak PKK di Indonesia yang terus bergerak aktif,” ungkapnya.
Yane menambahkan, keberadaan kader TP PKK hingga tingkat akar rumput menjadi kekuatan penting dalam menjangkau masyarakat secara luas. Karena itu, pembinaan dan edukasi harus terus dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, kelurahan, hingga kelompok dasawisma.
“Dengan kita turun langsung ke Provinsi Lampung, harapannya edukasi ini dapat diteruskan secara berkelanjutan sampai ke tingkat dasawisma. Tujuan utamanya adalah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi masa depan,” tegasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, Staf Ahli Bidang Kesehatan Keluarga dan Lingkungan TP PKK Pusat Marlina La Ode Ahmad, Ketua Bidang Kesehatan Keluarga dan Lingkungan TP PKK Pusat Safriati Safrizal, serta jajaran pengurus TP PKK Provinsi Lampung.
Langkah percepatan imunisasi zero dose di Lampung diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam mendukung agenda nasional peningkatan kualitas kesehatan anak, sekaligus memastikan tidak ada satu pun anak Indonesia yang tertinggal dari hak dasar perlindungan kesehatannya.(Red)*