Menurutnya, kesuksesan, penampilan fisik, maupun popularitas seseorang tidak selalu membuatnya terhindar dari hujatan warganet.
“Siapa pun orang bisa dihujat. Orang itu sukses dihujat, orang itu cantik atau jelek tetap dihujat. Apalagi kalau kita tidak sukses, bisa dihujat habis-habisan di medsos. Apalagi figur publik, pasti saja dihujat. Makanya, kita berdua membuat single lagu genre baru, Hipdut Satire,” ujar Sule dalam sesi wawancara.
Ia menyebut *Tukang Hujat* bukan sekadar lagu dangdut biasa, melainkan perpaduan musik hip-hop dan dangdut yang mereka sebut sebagai **Hipdut**. Unsur satire digunakan untuk menyampaikan kritik sosial dengan pendekatan hiburan.
“‘Tukang Hujat’ bukan dangdut biasa. Kami menyebutnya Hipdut, perpaduan antara hip-hop dan dangdut,” jelas Sule.
Menurut Sule, lagu tersebut diharapkan dapat menjadi hiburan sekaligus mengajak pendengar menyikapi komentar negatif di media sosial dengan lebih positif.
Kolaborasi Sule dan Sallsa Bintan
Komentar