Seputar Publik / Berita

Tekan Impor Kedelai, PTPN IV PalmCo Mulai Pilot Project 1.000 Hektare di 6 Provinsi

Pilot project kedelai digelar serentak di 20 titik wilayah kerja PTPN IV PalmCo dengan memanfaatkan kawasan replanting sawit sebelum ditanami kembali.
PTPN IV PalmCo memulai pilot project penanaman kedelai seluas 1.000 hektare di 20 titik wilayah kerja perusahaan sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional dan pengurangan ketergantungan impor kedelai. PTPN IV PalmCo memulai pilot project penanaman kedelai seluas 1.000 hektare di 20 titik wilayah kerja perusahaan sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional dan pengurangan ketergantungan impor kedelai.

Dalam bahan yang disampaikan perusahaan, disebutkan bahwa selama lima tahun terakhir Indonesia rata-rata mengalami defisit kedelai sekitar 2,5 juta ton per tahun, dengan porsi impor mencapai sekitar 97 persen.

Jatmiko mengatakan keberhasilan proyek percontohan tersebut akan menjadi salah satu pertimbangan untuk melihat kemungkinan pengembangan budidaya kedelai dalam skala yang lebih luas.

PTPN IV PalmCo Siapkan Pilot Project Sebelum Perluasan

Jatmiko menegaskan, pelaksanaan pilot project seluas 1.000 hektare merupakan tahap awal karena perusahaan belum memiliki pengalaman sebelumnya dalam budidaya kedelai.

Karena itu, perusahaan terlebih dahulu ingin menguji berbagai aspek sebelum mengambil keputusan untuk melakukan ekspansi.

> “Karena kita belum pernah tanam kedelai sebelumnya, kita siapkan pilot project 1.000 hektare dulu. Dan sesuai arahan Danantara, jika ini berhasil serta memperlihatkan kelayakan di berbagai aspek, insya Allah akan dilanjutkan dengan luasan yang lebih masif,” kata Jatmiko.

Tulis Komentar

Komentar