Seputarpublik, Jakarta – Pengelola tempat wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII) melarang konser musik yang mengandung unsur kampanye, politik, dan SARA menjelang pelaksanaan Pemilu 2024.
“Semua acara yang digelar di TMII itu tidak ada unsur kampanye, politik, dan SARA. Itu tidak boleh, karena itu menjadi batasan kita. Batasan semua konser itu harus menjunjung tinggi hal itu,” kata Direktur Utama TMII Claudia Ingkiriwang usai jumpa pers terkait pergelaran musik, Xindrome Music 2024 di TMII, Jakarta Timur, Jumat (12/1/2024).Claudia mengatakan hal itu menanggapi adanya salah satu musisi ternama yang manggung di acara Xindrome Music 2024 sebagai calon legislatif (caleg) di Pileg 2024, yakni Charly Van Houten.“Kalau ditemukan ada kampanye politik, kita turunkan langsung, kita sudah briefing bahwa ini benar-benar buat menetralisir kepala kita, kita ingin rileks. Kita juga di sini tidak ingin yang muatannya itu kan. Kita pembelajaran budaya, seni dan sebagainya. Dari awal sudah kita warning,” paparnya.Menurut dia, tidak menutup kemungkinan jika Bawaslu akan turut melakukan pemantauan pada konser musik yang akan digelar pada Sabtu (27/1/2024) itu.“Kita tidak membatasi (Bawaslu hadir). TMII tetap menjaga netralitas. Kuota tempat bisa menampung 10 ribu pengunjung. Fasilitas kesehatan ada, karena ada klinik disini, kita siapkan ambulan dan sebagainya,” ucapnya.Meskipun pemilu telah usai, tambah Claudia, TMII pun tetap melarang konser musik bermuatan unsur kampanye, politik dan SARA.“Tetap tidak boleh acara-acara yang memang diperlukan untuk umum, mengandung politik, SARA dan hal-hal yang dapat menimbulkan keributan,” kata dia menegaskan.Seputar Publik / Megapolitan
TMII Larang Konser Musik Bermuatan Kampanye, Politik dan SARA Jelang Pemilu 2024
Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Tulis Komentar
Berita Terkait
Baca Juga
Lainnya
Mendagri Minta Pemda Pertimbangkan Kondisi Sosial Masyarakat dalam Menyusun Produk Hukum Daerah.
Refleksi 81 Tahun Kemerdekaan, FWK Soroti Keresahan Publik dan Minta Pemerintah Lebih Peka
Wakil Bupati Padang Lawas Hadiri Pemusnahan 100 Perkara di Kejari Sibuhuan, Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum
Patroli Pengamanan Sholat Tarawileh di Wilayah Hukum Polsek Sosa
Akademisi Nilai KUHAP Baru 2026 Lebih Komprehensif dan Perkuat Perlindungan HAM
Program Tiga Juta Rumah, Berkah Menteri Maruarar bagi MBR Yang Butuh Hunian Layak
IKN Perkuat Kompetensi SDM Lewat Program English Training
Komentar