Seputarpublik.com, JAKARTA — TNI Angkatan Udara (TNI AU) melalui Pangkalan TNI AU (Lanud) Halim Perdanakusuma terus bersinergi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Kementerian Kehutanan dalam mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatera dan Kalimantan.
Dalam upaya tersebut, Lanud Halim Perdanakusuma berperan sebagai pangkalan pendukung mobilisasi dan pengiriman material Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) melalui jalur udara. Dukungan ini ditujukan untuk memperlancar distribusi material dan perlengkapan OMC ke wilayah sasaran.
Komandan Lanud Halim Perdanakusuma, Marsma TNI Ali Gusman, S.T., M.M., menegaskan komitmen jajarannya dalam mendukung upaya pemerintah menangani karhutla melalui koordinasi dan sinergi lintas instansi.
“Sinergi ini merupakan wujud komitmen TNI AU dalam mendukung percepatan penanganan karhutla untuk mengurangi dampak kebakaran dan kabut asap bagi masyarakat yang terdampak,” tegas Danlanud.
TNI AU Dukung Distribusi Material OMC

Dalam mendukung kegiatan tersebut, TNI AU mengerahkan pesawat angkut Airbus A400M dan Super Hercules C-130J dari Skadron Udara 31 untuk membantu pendistribusian material OMC ke wilayah Sumatera dan Kalimantan.
Penggunaan pesawat angkut tersebut menjadi bagian dari dukungan logistik udara guna membantu kelancaran pengiriman material dan perlengkapan yang dibutuhkan dalam pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca.
Melalui koordinasi dengan instansi terkait, dukungan Lanud Halim Perdanakusuma diharapkan dapat membantu memperlancar mobilisasi kebutuhan operasi untuk mendukung upaya penanganan karhutla di wilayah terdampak.
Sinergi lintas instansi ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk mengurangi dampak kebakaran hutan dan lahan, termasuk risiko kabut asap terhadap masyarakat.(Red.)
Seputarpublik.com — Tepat dan Berimbang.