Menurutnya, hasil evaluasi lapangan tersebut akan menjadi bahan masukan strategis bagi Kementerian Kesehatan dan para pemangku kepentingan dalam memperkuat kebijakan perlindungan kesehatan anak.
“Saya percaya jika seluruh unsur bergerak bersama—pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader PKK, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat—maka capaian ini akan terus meningkat. Kita harus memastikan tidak ada satu pun anak yang tertinggal, karena satu anak yang terlindungi berarti satu masa depan bangsa yang terselamatkan,” tegasnya.
Kegiatan monitoring tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan Reni Apriyani, serta jajaran pengurus TP PKK pusat, provinsi, dan kabupaten.
Langkah percepatan imunisasi zero dose di Lampung Selatan dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung agenda nasional peningkatan kualitas kesehatan anak sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia Indonesia ke depan.(Red)*
Komentar