Sebuah penghargaan dapat memberikan rasa dihargai ketika diterima. Namun, pengalaman spiritual berpotensi meninggalkan kesan yang lebih panjang.
Karyawan yang memperoleh kesempatan umrah dapat membawa pulang pengalaman reflektif mengenai kehidupan, pekerjaan, keluarga, tanggung jawab, dan hubungan dengan sesama.
Jika dilakukan bersama, perjalanan tersebut juga dapat membuka ruang interaksi yang lebih cair antara pimpinan dan karyawan. Mereka tidak hanya berkomunikasi dalam konteks target, pekerjaan, evaluasi, dan tanggung jawab, tetapi juga dalam suasana yang lebih personal.
Program semacam ini dapat dirancang sebagai apresiasi bagi karyawan berprestasi, penghargaan masa kerja, maupun bentuk penghargaan lainnya sesuai kebijakan perusahaan.
Perlu Persiapan dan Pendampingan
Meski memiliki nilai spiritual, program umrah tidak dapat diperlakukan sama seperti perjalanan wisata biasa.
Peserta membutuhkan persiapan, mulai dari kesiapan fisik, pemahaman tata cara ibadah, pembinaan, hingga pendampingan selama berada di Tanah Suci.
Komentar