Beranda
Seputar Publik / Berita

Umrah Bersama Karyawan, Tren Reward Perusahaan yang Hadirkan Pengalaman Spiritual

Program umrah bagi karyawan dinilai dapat menjadi bentuk apresiasi yang tidak hanya memberikan penghargaan, tetapi juga membangun kebersamaan, refleksi, dan pengalaman spiritual.
Umrah bersama karyawan dapat menjadi alternatif apresiasi perusahaan yang memadukan penghargaan, kebersamaan, dan pengalaman spiritual di Tanah Suci. Umrah bersama karyawan dapat menjadi alternatif apresiasi perusahaan yang memadukan penghargaan, kebersamaan, dan pengalaman spiritual di Tanah Suci.

Seputarpublik.com || JAKARTA — Penghargaan kepada karyawan umumnya diberikan dalam bentuk bonus, insentif, fasilitas, maupun perjalanan wisata. Namun, sebagian perusahaan mulai mempertimbangkan bentuk apresiasi yang lebih personal dan bermakna, salah satunya kesempatan menjalankan ibadah umrah bersama karyawan.

Program tersebut tidak hanya dapat dipandang sebagai hadiah, tetapi juga sebagai pengalaman yang memadukan apresiasi perusahaan, refleksi pribadi, dan kebersamaan antarkaryawan.

Dalam konsep employee experience, pengalaman positif karyawan tidak hanya berkaitan dengan gaji dan fasilitas, tetapi juga penghargaan, rasa memiliki, nilai perusahaan, serta kesempatan untuk berkembang secara personal.


Dalam konteks masyarakat Indonesia yang memiliki kedekatan dengan nilai-nilai keagamaan, perjalanan umrah memiliki dimensi yang berbeda dengan perjalanan wisata biasa.

Dari Reward Menjadi Pengalaman

Sebuah penghargaan dapat memberikan rasa dihargai ketika diterima. Namun, pengalaman spiritual berpotensi meninggalkan kesan yang lebih panjang.

Karyawan yang memperoleh kesempatan umrah dapat membawa pulang pengalaman reflektif mengenai kehidupan, pekerjaan, keluarga, tanggung jawab, dan hubungan dengan sesama.

Jika dilakukan bersama, perjalanan tersebut juga dapat membuka ruang interaksi yang lebih cair antara pimpinan dan karyawan. Mereka tidak hanya berkomunikasi dalam konteks target, pekerjaan, evaluasi, dan tanggung jawab, tetapi juga dalam suasana yang lebih personal.

Program semacam ini dapat dirancang sebagai apresiasi bagi karyawan berprestasi, penghargaan masa kerja, maupun bentuk penghargaan lainnya sesuai kebijakan perusahaan.

Perlu Persiapan dan Pendampingan

Meski memiliki nilai spiritual, program umrah tidak dapat diperlakukan sama seperti perjalanan wisata biasa.

Peserta membutuhkan persiapan, mulai dari kesiapan fisik, pemahaman tata cara ibadah, pembinaan, hingga pendampingan selama berada di Tanah Suci.

Karena itu, perusahaan perlu mempertimbangkan penyelenggara perjalanan yang memiliki kemampuan dalam aspek perjalanan sekaligus pendampingan ibadah.

Azkia Tours Kembangkan Konsep Umrah Bersama Karyawan

Salah satu penyelenggara yang mengembangkan gagasan tersebut adalah Azkia Tours (PT Nurani Insan Azkia). Perusahaan travel umrah dan haji khusus tersebut berlokasi di Ciputat Timur, Tangerang Selatan, dan dipimpin Ustadz Andian Parlindungan selaku Direktur sekaligus pembimbing perjalanan ibadah.

Andian mengatakan, umrah bersama karyawan memiliki nilai yang lebih luas dibandingkan sekadar pemberian hadiah.

“Umrah itu bukan sekadar perjalanan. Ada proses untuk mendekatkan diri kepada Allah, melakukan refleksi, dan memperbaiki diri. Karena itu, ketika perusahaan memberikan kesempatan kepada karyawannya untuk beribadah ke Tanah Suci, yang diberikan sesungguhnya bukan hanya fasilitas perjalanan, tetapi sebuah pengalaman yang mudah-mudahan memiliki nilai dalam kehidupan mereka,” ujar Andian, Senin (24/8/2026).

Menurutnya, perjalanan bersama juga dapat menjadi momentum membangun hubungan yang lebih manusiawi antara pimpinan dan karyawan.

“Di tempat kerja, kita sering bertemu dalam hubungan profesional. Ada atasan, ada bawahan, ada target dan tanggung jawab. Tetapi ketika berada di Tanah Suci, semuanya memiliki posisi yang sama sebagai seorang hamba yang sedang beribadah. Dari situ bisa tumbuh rasa kebersamaan, saling menghargai, dan hubungan yang lebih dekat,” jelasnya.

Menurut Andian, program tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kebijakan masing-masing perusahaan, baik sebagai apresiasi karyawan berprestasi, penghargaan masa kerja, maupun perjalanan bersama pimpinan dan karyawan.

Makna Setelah Kembali dari Tanah Suci

Nilai sebuah program umrah bersama karyawan pada akhirnya tidak hanya diukur dari fasilitas perjalanan yang diberikan, tetapi juga dari pengalaman yang diperoleh peserta.

Pengalaman tersebut diharapkan dapat mendorong rasa syukur, refleksi pribadi, mempererat hubungan antarkaryawan, serta menumbuhkan rasa dihargai sebagai bagian dari organisasi.

Dengan demikian, umrah bersama karyawan dapat menjadi salah satu alternatif program apresiasi perusahaan yang memadukan aspek penghargaan, kebersamaan, dan pengalaman spiritual.

Program tersebut tentu tetap perlu disesuaikan dengan kemampuan perusahaan, kebutuhan karyawan, serta pengelolaan perjalanan dan pembinaan ibadah yang memadai.

Di tengah perkembangan konsep employee experience, bentuk apresiasi seperti ini menunjukkan bahwa penghargaan kepada karyawan tidak selalu harus berhenti pada nilai materi, tetapi juga dapat diwujudkan melalui pengalaman yang memiliki makna personal dan sosial.(/hel)*