Dalam dunia pendidikan, Pancasila perlu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Lembaga pendidikan juga harus menjadi tempat lahirnya generasi yang cerdas, tangguh, dan kuat.
“Di lingkungan pemerintahan dan birokrasi, nilai-nilai Pancasila harus hadir dalam bentuk pelayanan publik yang berkeadilan, transparan, dan berpihak pada rakyat,” tambahnya.
Ia melanjutkan, di bidang ekonomi, pembangunan perlu dipastikan agar tidak hanya dinikmati oleh segelintir pihak, melainkan menjadi berkah bagi orang banyak.
Selain itu, nilai keadilan sosial juga harus menjadi orientasi utama. Dengan demikian, masyarakat dapat menikmati berkah dari kemajuan bangsa.
Di sisi lain, dalam ruang digital, nilai-nilai penting seperti etika, toleransi, dan sikap saling menghargai harus ditegakkan.
Pancasila harus menjadi panduan dalam berinteraksi di media sosial maupun platform digital lainnya. Ribka mengajak jajaran pegawai untuk memerangi hoaks, ujaran kebencian, dan provokasi melalui literasi digital dan semangat gotong royong.
“Mari kita jadikan Hari Lahir Pancasila ini bukan sekadar seremonial, tetapi momen untuk memperkuat komitmen kita terhadap nilai-nilai luhur bangsa. Jadikan setiap langkah, setiap kebijakan, setiap ucapan dan tindakan kita sebagai cerminan dari semangat Pancasila,” tandasnya.
(*/Rdn)
Komentar