Seputar Publik / Berita

Wamendagri Wiyagus: Pemda Jadi Kunci Wujudkan Kedaulatan Kesehatan Indonesia 2045 Menuju Indonesia Emas

Kemendagri mendorong pemerintah daerah mengintegrasikan agenda kesehatan ke dalam perencanaan pembangunan dan APBD guna memperkuat kolaborasi lintas sektor menuju layanan kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan.
Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menyampaikan arahan pada Seminar Nasional dan Deklarasi Kedaulatan Kesehatan Indonesia 2045 di Bandung, menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah sebagai simpul kolaborasi dalam membangun sistem kesehatan nasional yang kuat dan berkelanjutan. Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menyampaikan arahan pada Seminar Nasional dan Deklarasi Kedaulatan Kesehatan Indonesia 2045 di Bandung, menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah sebagai simpul kolaborasi dalam membangun sistem kesehatan nasional yang kuat dan berkelanjutan.

Seputarpublik.com || BANDUNG – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menegaskan bahwa pemerintah daerah (Pemda) memegang peran strategis sebagai simpul kolaborasi dalam mewujudkan Kedaulatan Kesehatan Indonesia 2045. Karena itu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan terus mendorong integrasi agenda kesehatan ke dalam perencanaan pembangunan daerah serta penganggaran melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Hal tersebut disampaikan Wiyagus saat menghadiri Seminar Nasional dan Deklarasi Kedaulatan Kesehatan Indonesia 2045 yang diselenggarakan oleh Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) di GBI Bethel Summarecon, Bandung, Jawa Barat, Rabu (15/7/2026).

Menurut Wiyagus, ketahanan suatu bangsa pada masa kini tidak lagi hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam atau kekuatan militer, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusianya. Oleh sebab itu, pembangunan kesehatan yang inklusif menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

> "Ketahanan sebuah bangsa tidak lagi semata-mata diukur dari kekayaan alam atau kekuatan militer, melainkan dari kualitas sumber daya manusianya. Karena itu, kesehatan yang inklusif menjadi kunci utama menuju Indonesia Emas 2045," ujar Wiyagus.

Tulis Komentar

Komentar