Seputarpublik.com, TAPANULI SELATAN — Klinik Sri Pamela Batang Toru, bagian dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), terus memperkuat upaya deteksi dini penyakit melalui program screening kesehatan terpadu.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan resmi Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Selatan, khususnya Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), pada Selasa (31/03/2026). Kunjungan ini bertujuan memperkuat sinergi dan koordinasi dalam pelaksanaan program kesehatan di wilayah Batang Toru.
Program screening yang dibahas difokuskan pada tiga kelompok utama, yakni ibu hamil, calon pengantin (catin), serta pasien dengan kondisi suspek penyakit tertentu. Langkah ini menjadi bagian dari strategi deteksi dini guna mencegah penyebaran penyakit, khususnya penyakit menular.
Adapun pemeriksaan yang menjadi prioritas meliputi uji laboratorium seperti HBsAg untuk deteksi Hepatitis B, serta pemeriksaan HIV dan Sifilis. Pemeriksaan ini dinilai krusial dalam mendukung upaya pencegahan dan pengendalian penyakit sejak dini, terutama bagi kelompok berisiko.
Selain itu, Klinik Sri Pamela Batang Toru juga memperkuat koordinasi dengan Puskesmas Batang Toru guna meningkatkan efektivitas layanan kesehatan, khususnya pada aspek promotif dan preventif di masyarakat.
Melalui pengawasan berkelanjutan dan optimalisasi deteksi dini, klinik ini menargetkan penurunan risiko penyebaran penyakit, baik menular maupun tidak menular. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, dan terintegrasi.
Sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Klinik Sri Pamela Batang Toru menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus menghadirkan manfaat sosial yang berkelanjutan di wilayah operasionalnya.(Adv)*
Komentar