“Tidak sedikit persoalan masyarakat yang akhirnya mendapat perhatian lebih luas setelah menjadi sorotan media. Dalam konteks itu, kolaborasi antara dewan dan jurnalis menjadi bagian penting dalam memperkuat pengawasan publik,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Abdul Aziz juga menyampaikan apresiasi terhadap dedikasi para jurnalis yang terus bekerja di lapangan untuk menghadirkan informasi yang dibutuhkan masyarakat.
“Profesi jurnalis memiliki tantangan dan risiko yang tidak ringan, tetapi tetap dijalankan dengan konsistensi dan tanggung jawab. Ini tentu patut diapresiasi,” ujarnya.
Selain membahas pentingnya hubungan antara media dan legislatif, Abdul Aziz turut menyoroti sejumlah agenda strategis DPRD DKI Jakarta, khususnya di sektor pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia.
Salah satu fokus utama yang sedang didorong adalah penguatan implementasi program sekolah swasta gratis, sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan yang lebih merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Menurutnya, masih terdapat tantangan dalam pemerataan akses pendidikan, terutama ketika sebagian masyarakat kurang mampu justru harus menanggung biaya pendidikan di sekolah swasta.
“Tujuan utama pendidikan gratis adalah memastikan seluruh anak memiliki kesempatan belajar yang setara. Karena itu, regulasi yang mendorong akses pendidikan yang lebih inklusif menjadi sangat penting,” jelasnya.
Komentar