Seputar Publik / Nusantara

Aik Mual Destinasi Wisata Yang Belum Tersentuh, Perlu Sentuhan Pemda Agar Berkembang

Air Terjun Aik Mual destinasi wisata yang  sangat indah dan belum tersentuh  Perlu Sentuhan Pemda agar berkembang. Air Terjun Aik Mual destinasi wisata yang sangat indah dan belum tersentuh Perlu Sentuhan Pemda agar berkembang.

Seputar Publik Brang Rea, Sumbawa Barat, NTB - Air terjun Aik Mual masih sangat asri dan indah karena belum tersentuh; tempat wisata ini masih perlu sentuhan dan campur tangan pemerintah daerah agar berkembang.

Destinasi wisata tersebut dibuka oleh Pokdarwis Bangket Munte sudah tiga tahun yang lalu dibuka tepatnya sejak 2023. Ia membuka Bersama adiknya, Ferdi Pranata sekaligus mengelola tempat wisata Aik Mual ini.


Ketua Pokdarwis Aik Mual sekaligus pengelola, Heri Maryanto

"Masih banyak kekurangan, masih perlu ditingkatkan," kata Ketua Pokdarwis, Heri Maryanto.

Campur tangan pemerintah daerah sangat diperlukan untuk mengembangkan tempat wsata ini, terutama penyediaan sarana dan prasarana penunjang.

"Awalnya tidak ada berugak atau tempat duduk dari kayu ini; kami dapat bantuan dari pemerintah daerah hanya tiga berugak dan selanjutnya kami mencicil membuat sendiri," ungkapnya.

Luas Aik Mual saat ini satu hektar dan untuk beberapa tahun mendatang Dinas Kehutanan Sumbawa Barat memberikan tambahan 10 hektar lahan lagi untuk dikelola tanpa menebang pohon atau merusak hutan.

Aik Mual artinya mata air dalam bahasa Sumbawa Barat.

"Untuk omset perbulan masih minim karena masih kurangnya promosi dan fasilitas yang ada," jelas Erik, panggilan akrab bapak tiga orang putra ini.

Disamping itu masih butuh tempat parkir, toilet umum, dan tempat sampah. Dari segi keamanan kami juga butuhkan. Dan yang paling utama adalah mushola, kami belum ada. Mungkin perlu diperhatikan oleh pemerintah daerah Sumbawa Barat.

Harapan pengelola, pemerintah daerah dapat membantu mengembangkan potensi wisata yang memiliki keindahan alam yang luar biasa ini agar  bisa berkembang.dan bisa menyumbang PAD  untuk Pemda.

(Dani Sosal)

Tulis Komentar

Komentar