Anies pun menilai bahwa proses masuknya Islam ke Asia Tenggara, termasuk Indonesia, tidak dilakukan melalui penaklukan, melainkan melalui budaya, sastra, perdagangan, hingga pendidikan di pondok-pondok pesantren yang sudah lama berdiri sebagai mercusuar.
“Selama berabad-abad pondok pesantren di Indonesia telah menawarkan lebih dari sekadar pengajaran agama, tetapi juga menjadi pusat komunitas dalam pembentukan karakter untuk memupuk semangat dalam menggali riset, penelitian, dan ilmu pengetahuan,” katanya.
Selain itu, Anies menyampaikan pula beberapa langkah agar pendidikan Islam mendunia, di antaranya melalui relevansi global, pendekatan antardisiplin ilmu, integrasi teknologi, penelitian dan pengembangan, praktik berkelanjutan, serta dialog antar umat beragama.
Dalam acara tersebut, turut hadir pula Wan Azizah Wan Ismail, istri Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim.
Komentar