Sementara itu, Direktur Daerah LPPTKA BKPRMI Jakarta Barat, Ustaz Royani Satiri, mengatakan pihaknya terus mendorong peningkatan kualitas guru melalui pelatihan, termasuk bekerja sama dengan Pesantren Al-Falah.
“Tahun lalu lebih dari 50 guru ikut pelatihan, tahun ini kami tingkatkan menjadi 100 peserta. Ini bagian dari upaya standardisasi kualitas pengajar Al-Qur’an,” kata Royani.
Sejumlah Agenda Besar Disiapkan
LPPTKA BKPRMI Jakarta Barat juga telah menyiapkan sejumlah agenda besar pada 2026. Di antaranya munaqasah (ujian akhir) pada 17 Mei, yang menjadi penentu kelulusan santri, serta wisuda akbar pada 21 Juni 2026.
Selain itu, berbagai kegiatan lain seperti lomba mewarnai, lomba di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), serta Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) dengan 22 cabang lomba juga akan digelar.
Royani menegaskan seluruh proses penilaian dilakukan secara objektif.
“Kelulusan murni berdasarkan kemampuan. Ini penting untuk menjaga kualitas lulusan kita,” ujarnya.
Melalui rangkaian program tersebut, BKPRMI Jakarta berharap dapat terus berkontribusi dalam membangun generasi muda yang religius, berdaya saing, dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat.(*/hel)
Komentar