Seputarpublik.com, JAKARTA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengingatkan masyarakat di wilayah Jabodetabek untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. BMKG menyebutkan, Januari masih menjadi puncak musim hujan dengan peluang hujan lebat hingga sangat lebat yang diperkirakan berlangsung hingga 14–16 Januari 2026.
Peringatan tersebut disampaikan Direktur Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdani, pada Selasa (13/1/2026), menyusul meningkatnya kejadian banjir, genangan, serta gangguan aktivitas masyarakat di kawasan perkotaan.
“Bulan Januari merupakan periode puncak musim hujan, khususnya di wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, termasuk Jabodetabek,” ujar Andri.
BMKG mencatat, cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi merupakan kombinasi hujan lebat hingga sangat lebat, angin kencang, serta kilat dan petir. Kondisi tersebut meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi, terutama di wilayah dengan tingkat kerentanan tinggi.
Komentar