“Kita patut bersyukur, pada 2023 subsektor seni pertunjukan di Jakarta tumbuh 6,25%, melampaui pertumbuhan ekonomi DKI yang sebesar 5,04%. Ini bukti bahwa ketika budaya diberi ruang, ia tumbuh dan memberi dampak nyata secara ekonomi,” pungkas Wagub Rano.
Selain itu Ia juga menambahkan, seni tari memberi manfaat sosial dan fisik, seperti meningkatkan kelenturan tubuh, kedisiplinan, serta memperkaya emosional dan pemahaman terhadap filosofi seni dan budaya, termasuk makna simbolik kostumnya.
“Semoga IWDF terus berkembang menjadi agenda tahunan yang membanggakan Jakarta. Festival ini diharapkan membuka peluang ekonomi baru bagi pelaku seni budaya serta menginspirasi generasi muda untuk melestarikan budaya Indonesia. Dengan demikian, Jakarta dapat tumbuh sebagai kota global yang berbudaya, berkarakter, dan berkelanjutan,” harap Wagub Rano.
IWDF 2025 turut dihadiri Utusan Presiden Bidang Ekonomi Kreatif Yovie Widianto; Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Andhika Permata; Kepala Dinas Kebudayaan Miftahulloh Tamary; Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Andri Yansyah; serta Wali Kota Jakarta Selatan M. Anwar beserta jajaran.
(*/hel)
Komentar