Seputar Publik / Kriminal

Drama Penangkapan DPO Sertu Hendri di Rumah Mertua, Berakhir Lolos

DPO Sertu Hendri saat digrebek di rumah Mertua, di Kelurahan Parit, Kecamatan Tanjung Pandan, Selasa (14/1/2025). DPO Sertu Hendri saat digrebek di rumah Mertua, di Kelurahan Parit, Kecamatan Tanjung Pandan, Selasa (14/1/2025).

Pengepungan yang dilakukan sejak Selasa pagi kemudian dibubarkan setelah sasaran terkonfirmasi tidak lagi berada di lokasi sekitar pukul 11.30 WIB.

“Tersangka masih memegang senjata jenis Bareta dengan ratusan amunisi. Kemungkinan dibelinya,” ungkap Jaka.

Diberitakan sebelumnya, Sertu Hendri didatangi petugas Subdenpom Belitung di kediaman istri sirinya pada Minggu (12/1/2025) malam.

Saat mengetahui ada petugas yang datang, Sertu Hendri langsung mematikan lampu. Dalam kondisi gelap, mantan prajurit Korem Garuda Putih Jambi itu tiba-tiba keluar menodongkan senjata. Serma Rendi kemudian disandera dan disuruh mengemudikan mobil untuk kabur.

Di tengah perjalanan, Sertu Hendri menelepon seseorang, yang kemudian dimanfaatkan Serma Rendi untuk menyelamatkan diri. Namun, nahas, pistol dengan cepat menyalak, dan salah satu pelurunya melukai bagian punggung Serma Rendi. Jaka memastikan, Sertu Hendri telah diberhentikan dari keanggotaan TNI karena desersi dan terlibat kasus kriminal.

Ia diketahui pernah melakukan perampokan di Palembang dan menjadi makelar tanah. Sertu Hendri tiba di Belitung sejak tiga pekan lalu dalam rangka bertemu istri siri dan para kenalannya. Sebuah mobil Fortuner yang digunakan Sertu Hendri selama di Belitung kemudian ditinggalkannya dan saat ini telah diamankan petugas.

Sementara itu, Pj. Bupati Belitung Mikron Antariksa mengatakan, Serma Rendi yang menjadi korban penembakan masih dirawat di RSUD Marsidi Judono, Belitung. Pengangkatan proyektil peluru belum dilakukan pada hari yang sama karena mempertimbangkan kondisi tubuh pasien.

“Akan dilakukan operasi bedah di RSUD Belitung, kami sudah sampaikan agar ditangani secara benar sesuai standar prosedurnya,” ungkap Mikron.

Warga Belitung kini diminta waspada serta melaporkan setiap temuan yang berkaitan dengan DPO.

(*RDN)

Tulis Komentar

Komentar