Sebelumnya, Kepala BLK Kompetensi Jabar, Acep Bambang S., menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah konkret Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menanggulangi permasalahan pengangguran. Ia mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat per Februari 2025 yang menunjukkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 6,74 persen.
“Artinya, sekitar 1,8 juta masyarakat Jawa Barat dari total penduduk lebih dari 50 juta jiwa masih menganggur. Tujuan pelatihan ini agar setelah menyelesaikan pelatihan, peserta dapat langsung bekerja di sektor industri formal,” ujar Acep, Selasa (23/9/2025).
Keberadaan BLK Kompetensi Jawa Barat di Bekasi dinilai strategis mengingat kawasan tersebut berdekatan dengan pusat industri yang membutuhkan pasokan tenaga kerja terampil. Pelatihan berbasis penempatan kerja diharapkan dapat menjembatani kesenjangan antara kebutuhan industri dengan kompetensi yang dimiliki oleh pencari kerja.
(Adv)
Komentar