Berdasarkan hasil evaluasi yang disampaikan tim PkM, dari 45 peserta, nilai rata-rata pre-test tercatat 44,00.
Setelah mengikuti rangkaian materi dan pelatihan, nilai rata-rata post-test meningkat menjadi 95,56, atau mengalami peningkatan sebesar 51,56 poin.
Hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan, khususnya mengenai pengelolaan koperasi masjid.
Bagi FEB Universitas YARSI, keberhasilan program tidak hanya diukur melalui peningkatan nilai evaluasi. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam pengelolaan koperasi sehari-hari sehingga pengurus semakin memiliki kepercayaan diri dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Pada akhirnya, koperasi masjid diharapkan dapat berkembang menjadi salah satu bagian dari upaya pemberdayaan dan penguatan ekonomi jamaah.
Wujud Tridharma Perguruan Tinggi
Program PkM tersebut sekaligus menjadi bentuk kontribusi FEB Universitas YARSI dalam menjalankan tridharma perguruan tinggi, khususnya melalui kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia, program tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun pengelolaan koperasi masjid yang lebih baik, mandiri, dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi jamaah serta lingkungan sekitarnya.(*/hel)
Komentar