Ia menilai pendampingan dari perguruan tinggi menjadi pengalaman penting bagi pengurus karena memberikan pemahaman yang sebelumnya belum banyak diperoleh.
«“Kami berharap ilmu dan pengalaman yang diberikan tidak berhenti setelah kegiatan ini selesai, tetapi dapat kami terapkan dalam pengelolaan koperasi. Dengan begitu, koperasi Majelis Taklim Darul Falah dapat semakin berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi jamaah,” katanya.»
Wiwi juga berharap kerja sama dengan FEB Universitas YARSI dapat terus berlanjut melalui pendampingan maupun kegiatan lain yang dapat meningkatkan kapasitas pengurus dan memperkuat kemandirian ekonomi jamaah.
Kegiatan diawali dengan penyerahan plakat dan cinderamata dari Ketua Pelaksana PkM kepada Pimpinan Koperasi Majelis Taklim Darul Falah.
Selanjutnya, materi pelatihan disampaikan Rini Hidayati, SE., MM., selaku narasumber. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai pengelolaan koperasi masjid melalui metode penyampaian materi secara interaktif yang dilengkapi dengan diskusi dan tanya jawab.
Pemahaman Peserta Meningkat
Untuk mengukur efektivitas kegiatan, tim PkM FEB Universitas YARSI melakukan evaluasi melalui pre-test dan post-test.
Pre-test diberikan sebelum materi dan pelatihan untuk mengetahui tingkat pemahaman awal peserta. Sementara post-test dilakukan setelah seluruh rangkaian kegiatan untuk melihat perubahan pemahaman peserta.
Komentar