Seputar Publik / Berita

FWK Kritik KPK soal Dua Kali Mangkirnya Nusron Wahid: Pemerintah Jangan Antikritik

Forum Wartawan Kebangsaan mendesak KPK bersikap tegas dan konsisten dalam penegakan hukum. Di sisi lain, pemerintah diingatkan untuk menjamin kebebasan pers dan menghormati kritik publik sebagai bagian dari demokrasi.
Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) menyoroti ketegasan KPK dalam menyikapi dua kali ketidakhadiran Nusron Wahid serta mengingatkan pentingnya komitmen pemerintah terhadap kebebasan berekspresi dan kritik publik. Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) menyoroti ketegasan KPK dalam menyikapi dua kali ketidakhadiran Nusron Wahid serta mengingatkan pentingnya komitmen pemerintah terhadap kebebasan berekspresi dan kritik publik.

“Kita pegang pernyataan Syahganda ini sebagai komitmen pemerintah. Ini penting agar media massa tidak takut dalam menyampaikan kritik. Buktikan pemerintah tidak antikritik,” ujar Hendry, mantan wartawan Kompas.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi Mitrapolitika, Berman Nainggolan, menyampaikan bahwa enam aktivis yang memasang banner raksasa tersebut telah dipulangkan setelah sebelumnya dievakuasi oleh aparat kepolisian, TNI, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Menurut Berman, para aktivis dibawa untuk mendapatkan penanganan kesehatan.

KPK Evaluasi Alasan Ketidakhadiran Nusron Wahid

Kembali menyoroti persoalan pemanggilan KPK, Raja Parlindungan Pane menilai dua kali ketidakhadiran Nusron Wahid telah memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai konsistensi penegakan hukum terhadap pejabat negara.

Sorotan itu semakin menguat setelah Nusron terlihat menghadiri sidang kabinet di Istana Kepresidenan. Namun, langkah hukum selanjutnya tetap menjadi kewenangan penyidik KPK berdasarkan hasil evaluasi dan ketentuan yang berlaku.

Tulis Komentar

Komentar