"Saya tidak menduga, Pak Gubernur tadi satu mobil dengan saya, tapi tidak bercerita itu," kata Djamari.
Menko Polkam berharap, pengangkatan sebagai warga kehormatan ini bukan sekadar romantisme sesaat antara dirinya dengan warga Papua Pegunungan. Melainkan menjadi hubungan persaudaraan yang erat dalam jangka waktu lama.
"Karena saya ini sudah menjadi warga Papua Pegunungan, kalau misalnya ada bapak bupati atau bapak gubernur berangkat ke Jakarta, kalau tidak singgah ke tempat saya berarti saya bukan saudaranya. Kalau saya dianggap saudara, maka singgahlah, tengoklah, jangan lupakan kami. Dan kami pun pasti akan berulang-ulang datang ke sini sebagai warga," kata Menko Polkam disambut tepuk tangan warga.
Dalam kunjungan ke Provinsi Papua Pegunungan ini, Menko Polkam turut didampingi; Deputi I, III, dan IV Kemenko Polkam; juga sejumlah Staf Khusus Menko Polkam.***
Komentar