Pramono juga mengatakan transportasi publik menjadi salah satu aspek yang turut mendukung posisi Jakarta dalam pemeringkatan kota dunia.
Ia merujuk pada rilis Oxford Economics yang menyebut posisi Jakarta naik dari peringkat 287 pada 2024 menjadi peringkat 140 dari 1.000 kota dunia pada 2026.
“Di Indonesia, Jakarta nomor satu. Nomor dua adalah Surabaya di ranking 308, Medan di 371 dan Bandung di 409. Salah satu penilaian utamanya ada transportasi publik,” katanya.
LRT Jakarta Terus Dikembangkan

Pengembangan transportasi massal di Jakarta juga dilakukan melalui layanan LRT Jakarta lintas Kelapa Gading-Manggarai.
Jalur sepanjang 12,2 kilometer dengan 11 stasiun tersebut, menurut keterangan Pramono, kini melayani lebih dari 12.000 penumpang per hari. Jumlah tersebut ditargetkan terus meningkat hingga mencapai 80.000 penumpang per hari.
Pramono mengatakan pengembangan LRT akan terus dilakukan untuk memperluas jaringan transportasi massal sekaligus memperkuat konektivitas antarkawasan.
Komentar