Seputar Publik / Berita

Harhubnas 2026: Transportasi Publik Jakarta Jangkau 93 Persen Wilayah, Pemprov Dorong Kolaborasi

Pramono Anung menyoroti peningkatan konektivitas dan penggunaan transportasi publik, sementara Budi Awaluddin menekankan kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem transportasi Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama jajaran Dinas Perhubungan DKI Jakarta dalam Puncak Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tingkat Provinsi DKI Jakarta 2026. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama jajaran Dinas Perhubungan DKI Jakarta dalam Puncak Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tingkat Provinsi DKI Jakarta 2026.

Pramono juga mengatakan transportasi publik menjadi salah satu aspek yang turut mendukung posisi Jakarta dalam pemeringkatan kota dunia.

Ia merujuk pada rilis Oxford Economics yang menyebut posisi Jakarta naik dari peringkat 287 pada 2024 menjadi peringkat 140 dari 1.000 kota dunia pada 2026.

“Di Indonesia, Jakarta nomor satu. Nomor dua adalah Surabaya di ranking 308, Medan di 371 dan Bandung di 409. Salah satu penilaian utamanya ada transportasi publik,” katanya.

LRT Jakarta Terus Dikembangkan


Pengembangan transportasi massal di Jakarta juga dilakukan melalui layanan LRT Jakarta lintas Kelapa Gading-Manggarai.

Jalur sepanjang 12,2 kilometer dengan 11 stasiun tersebut, menurut keterangan Pramono, kini melayani lebih dari 12.000 penumpang per hari. Jumlah tersebut ditargetkan terus meningkat hingga mencapai 80.000 penumpang per hari.

Pramono mengatakan pengembangan LRT akan terus dilakukan untuk memperluas jaringan transportasi massal sekaligus memperkuat konektivitas antarkawasan.

Tulis Komentar

Komentar